Rempah-Rempah Alam dari Kawasan Hutan Adat Pikul

17.21
TJ-Biasanya kita mengenal rempah rumah tangga, rempah yang ditanam petani.Makanam tidak akan enak dimasak Tampa diberi rempah.

Era kekinian biasanya masyarakat
Rempah tanaman hutan

banyak menggunakan rempah-rempah kimia yang tentunya sangat berbahaya bagi kesehatan,

Nah ini dikawasan hutan adat pikul masih terdapat banyak tanaman rempah alam yang biasa digunakan masyarakat.

Bawang Putih Hutan

Bawang putih ini dikampung biasa disebut Teradu Aroma buahnya seperti bawang putih dari akar, batang, daun sampai buah aroma bawang putih.
                  Buah teradu Bawang putih hutan

Biasanya yang digunakan masyarakat adalah buahnya, buahnya dikupas diambil isinya dicampurkan sayur mayur sebagai pengganti bawang putih.

Kadang masyarakat langsung menggoreng buahnya untuk dikonsumsi. Tumbuhan teradu bentuknya pohon tinggi sekitar 20 meter

Sangsang Penyedap Rasa

Beberapa Minggu ini kita dihebohkan dengan Viralnya daun penyedap kebetulan diliput oleh media internasional.
                    Daun sangsang

Dikawasan hutan adat pikul juga terdapat daun penyedap rasa. Biasa dikampung disebut daun sangsang.

Daun Sang-sang biasanya digunakan untuk daunnya untuk digunakan sebagai pengganti micin penyedap rasa dicampur dengan sayuran mayur yang sedang di masak.

Entugau

Daun entugau biasa digunakan oleh masyarakat sekitar hutan sebagai pengganti gula. Aroma daunya sangat menyengat seperti tumbuhan tungau.
                  Daun Entungau

Tapi rasa daunya sangat manis jika di konsumsi. Nah biasa oleh masyarakat dicampur dengan masakan sebagai pengganti gula.



Share this

Related Posts

Previous
Next Post »