Energi Gaib Perahu Berajong

16.21
                         Kapal berajong

TJ-Brajong adalah replik Kapal yang terbuat dari Kayu. Kapal kecil yang terbuat dari kayu Pulai ini, biasanya digunakan untuk acara adat dan acara kebudayaan.

Kapal Barajong biasa digunakan untuk pengobatan penyakit berat seperti sulit melahirkan, hilang semangat, penyakit yang sulit disembuhkan, dan biasa untuk acara kebudayaan kalau tamunya pesan tari Barajong.

Nah, pada waktu itu kedatangan turis dari Jepang salah satu pesanya adalah mereka ingin menyaksikan tari berajong

Tari kapal berajong biasanya di isi dengan mantra-mantra, musik pukulan gong dan yarian. Jika ritual ini dijalankan orang sekampung keluar untuk ikut menari.

Seperti ada energi orang-orang ikut menari saling berpegangan yang paling ujung berpegang pada kapal berajong, sambil mendengarkan mantra dan suara musik mereka terus menari.


.....
Setelah selesai tari berajong, kapal berajong disimpan dirumah tetua adat. Saya ingin memiliki sebagai koleksi.

Saya diberi oleh kepala adat untuk membawa kapal kapalan ini. Sampai di rumah kapalan ini saya simpan diatas meja dekat lukisan ikan arwana.

Nah..,sampai dua tahun aura mistisnya tidak terlalu kelihatan, hanya sedikit kelihatan yaitu dililit daun kelapa muda yang sudah mulai mengering.

Setelah dua tahun ada para seniman ingin menggunakan kapal Barajong untuk acara pameran. Saya bersih untuk menghilangkan debu-debu.

Setelah selesai saya biarkan begitu saja, tapi tiba-tiba barang itu bergerak sendiri dan berbunyi seperti orang-orang bertukang ketak.. ketok...salah satu teman yang menginap dirumah dilempar dari alam gaib .zedor.. suaranya.

Dilihat ditubuhnya ada bekas lempar berupa lebam warna merah. Siangnya berajong dibawa para seniman digaleri mereka.

Lagi-lagi para seniman dikejutkan hari yang panas tiba-tiba hujan. Setelah sampai digaleri hujan berhenti.

Di galery berajong disimpan ditempat yang baik, tiba-tiba ruangan galery teecium aroma wangi, yang biasanya tidak ada aroma seperti itu.

Setelah disimpan dengan rapi, hampir setiap malam penjaga galery selalu digangu oleh mahlu alam lain seperti mengjak gurau.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »