Kopi Pancong Bukan Sekedar Kopi Biasa

20.53 Add Comment
  
Kopi pancong

TJ-Para pencinta Kopi di Pontianak pasti menggenal istilah Kopi Pancong, ini bukan jenis kopi, tetapi merupakan salah satu menu penyajian kopi saja.

Kopi panjong ini diseduh seperti kopi biasa, tetapi penyajianya hanya segelas, para pecinta kopi jika memesa kopi ini cukup memegan leher aja, sebagai aba-aba, si pelayan sudah hapal itu pasti pesanan kopi pancong.


Penyajia kopi ini sangat pavorit bagi pecinta kopi, sampai-sapai dibuat syair laku dan sempat menjadi hit. Salah satu syairnya dibawah ini.

Cong cong cong kopi pancong
Tak beduet kopinye pancong
Cong cong cong kopi pancong
Maok iret kopinye pancong.

Yang mesan kopi jenis ini justru orang-orang penggila kopi, bukan orang tak punya duet seperti syair lagu itu.

Walau pesanya hanya kopi pancong tapi bisa ratusan masalah informasi dibahas di warung kopi dari masalah politik-hingga ekonomi..

Adat Mayar Sahut, Semangat Tidak Putus Atas

18.58 Add Comment
                          Daging ayam

TJ-Detik detik pengumuman pemenang Pemilu tahun 2019 setiap TPS telah di Umumkan, dari beberapa perhitungan sementara ternyata Calon Dewan yang didukung oleh salah satu Kelompok Masyarakat Hukum Adat tidak termasuk pemenang.

Terus beberapa timses menangis,    terutama para ibu-ibu. Karena calon anggota Dewan yang didukung sudah sangat berjasa medukung pembangunan desa, m membantu masyarakat yang tidak mampu, Kesehatan dan pendidikan.
Ketua Adat


Disela-sela tidak kepastian apakah dia akan masuk jadi Dewan atau Tidak salah satu tokoh adat Setempat bapak Damianus Nadu mengumpulkan semua timses dan ibu-ibu..untuk bersumpah dan berjaji jika mereka merena akan mengadakan syukuran dan acara adat Mayar Sahut.

Adat berdoa dan janji kepada Jubata jika yang didukung menang mereka akan mengadakan syukuran dan berdoa pada Jubata.
Kue cucur


Disela-sela ketidak pastian Tokoh Adat Damianus Nadu terus berdo'a dan membaca mantra untuk memberi semangat timnya. Di umumkan tingkat Dapil ternyata dukungan masyarakat hukum adat setempat posisi di urutan terakhir atau urutan sembilan.
Padahal dari asumsi awal dia harus mendapat suara terbanyak.

Tapi ta apelah, yang penting jadi dewan Kate pak Nadu, tak disangka di umumkan tingkat Kabupaten Partai mereka menjadi juara di Tingkat Kabupaten. Maka Orang yang didukung salah satu kominitas masyarakat hukum adat menjadi Ketua Dewan.

........

Nah, sesuai janji pada Jubata,mereka harus memenuhinya janjinya akan mengadakan acara Mayar Sahut (Bayar Niat). Kebetulan saya diundang untuk mengikuti acara Mayar Sahut.

Masyarakat khususnya timses berbondong-bondong membawa ayam , babi dan beanekaragam makanan untuk dibagikan kepada seluruh masyarakat dan Jubata. Makan dan daging terenak dipersembahkan untuk Jubata.

Setelah hewan-hewan terkumpul, dan disembelih tokoh adat mengumumkan. Siapa terbesar menerima daging dan makanan ini. Pertama-tama, Jubata, kedua orang yang paling berjasa terhadap perjuangan, dan seterusnya sesuai dengan nilai perjuangan,  sampai  pemberian pada kaum yang tidak mampu di Kampung.

Dan Jasa-jasa perjuangan diumumkan secara transparan dikhalayak ramai jadi tidak ada yang cemburuan.

"Inilah adat "Mayar Sahut" kalau kata Jubata Jadi, Maka Jadi, " kata tokoh Adat Damianus Nadu Dusun Malayang,Desa Sahan Kabupaten Bengkayang.

Rempah-Rempah Alam dari Kawasan Hutan Adat Pikul

17.21 Add Comment
TJ-Biasanya kita mengenal rempah rumah tangga, rempah yang ditanam petani.Makanam tidak akan enak dimasak Tampa diberi rempah.

Era kekinian biasanya masyarakat
Rempah tanaman hutan

banyak menggunakan rempah-rempah kimia yang tentunya sangat berbahaya bagi kesehatan,

Nah ini dikawasan hutan adat pikul masih terdapat banyak tanaman rempah alam yang biasa digunakan masyarakat.

Bawang Putih Hutan

Bawang putih ini dikampung biasa disebut Teradu Aroma buahnya seperti bawang putih dari akar, batang, daun sampai buah aroma bawang putih.
                  Buah teradu Bawang putih hutan

Biasanya yang digunakan masyarakat adalah buahnya, buahnya dikupas diambil isinya dicampurkan sayur mayur sebagai pengganti bawang putih.

Kadang masyarakat langsung menggoreng buahnya untuk dikonsumsi. Tumbuhan teradu bentuknya pohon tinggi sekitar 20 meter

Sangsang Penyedap Rasa

Beberapa Minggu ini kita dihebohkan dengan Viralnya daun penyedap kebetulan diliput oleh media internasional.
                    Daun sangsang

Dikawasan hutan adat pikul juga terdapat daun penyedap rasa. Biasa dikampung disebut daun sangsang.

Daun Sang-sang biasanya digunakan untuk daunnya untuk digunakan sebagai pengganti micin penyedap rasa dicampur dengan sayuran mayur yang sedang di masak.

Entugau

Daun entugau biasa digunakan oleh masyarakat sekitar hutan sebagai pengganti gula. Aroma daunya sangat menyengat seperti tumbuhan tungau.
                  Daun Entungau

Tapi rasa daunya sangat manis jika di konsumsi. Nah biasa oleh masyarakat dicampur dengan masakan sebagai pengganti gula.



Energi Gaib Perahu Berajong

16.21 Add Comment
                         Kapal berajong

TJ-Brajong adalah replik Kapal yang terbuat dari Kayu. Kapal kecil yang terbuat dari kayu Pulai ini, biasanya digunakan untuk acara adat dan acara kebudayaan.

Kapal Barajong biasa digunakan untuk pengobatan penyakit berat seperti sulit melahirkan, hilang semangat, penyakit yang sulit disembuhkan, dan biasa untuk acara kebudayaan kalau tamunya pesan tari Barajong.

Nah, pada waktu itu kedatangan turis dari Jepang salah satu pesanya adalah mereka ingin menyaksikan tari berajong

Tari kapal berajong biasanya di isi dengan mantra-mantra, musik pukulan gong dan yarian. Jika ritual ini dijalankan orang sekampung keluar untuk ikut menari.

Seperti ada energi orang-orang ikut menari saling berpegangan yang paling ujung berpegang pada kapal berajong, sambil mendengarkan mantra dan suara musik mereka terus menari.


.....
Setelah selesai tari berajong, kapal berajong disimpan dirumah tetua adat. Saya ingin memiliki sebagai koleksi.

Saya diberi oleh kepala adat untuk membawa kapal kapalan ini. Sampai di rumah kapalan ini saya simpan diatas meja dekat lukisan ikan arwana.

Nah..,sampai dua tahun aura mistisnya tidak terlalu kelihatan, hanya sedikit kelihatan yaitu dililit daun kelapa muda yang sudah mulai mengering.

Setelah dua tahun ada para seniman ingin menggunakan kapal Barajong untuk acara pameran. Saya bersih untuk menghilangkan debu-debu.

Setelah selesai saya biarkan begitu saja, tapi tiba-tiba barang itu bergerak sendiri dan berbunyi seperti orang-orang bertukang ketak.. ketok...salah satu teman yang menginap dirumah dilempar dari alam gaib .zedor.. suaranya.

Dilihat ditubuhnya ada bekas lempar berupa lebam warna merah. Siangnya berajong dibawa para seniman digaleri mereka.

Lagi-lagi para seniman dikejutkan hari yang panas tiba-tiba hujan. Setelah sampai digaleri hujan berhenti.

Di galery berajong disimpan ditempat yang baik, tiba-tiba ruangan galery teecium aroma wangi, yang biasanya tidak ada aroma seperti itu.

Setelah disimpan dengan rapi, hampir setiap malam penjaga galery selalu digangu oleh mahlu alam lain seperti mengjak gurau.

Darah Juang, Lagu Pavorit Demonstran Indonesia

10.30 Add Comment
Demonstran mengibarkan benderanya

TJ- Salah satu cara mengkritisi kebijakan pemerintahan adalah melakukan demontrasi para aktivis ke gedung-gedung pemerintah seperti DPR, Kantor Gubernur ataupu istana negara kantor Presiden RI ataupun kantor-kantor pelayanan publik.

Ada beberapa lakuk pavorite dalam membangun semangat para demontrasi dalam aksinya adalah lagu darah Juang. Musisi pencipta lagu Darah Juang hingga kini masih hidup dia adalah John Tubing. Lirik yang diciptakan selalu update dengan keadaan

Di sini negeri kamiTempat padi terhamparSamuderanya kaya rayaTanah kami subur tuan...
Di negeri permai iniBerjuta Rakyat bersimbah rugahAnak buruh tak sekolahPemuda desa tak kerja...
Mereka dirampas haknyaTergusur dan laparBunda relakan darah juang kamiTuk bebaskan rakyat...
Mereka dirampas haknyaTergusur dan laparBunda relakan darah juang kamiPadamu kami berjanji
Biasanya para Demonstran sambil mengepal tangan menyanyikan lagu  ini, sehingga para Demonstran larut dengan keadaan sampai para Demonstran mengepal tangan biasa setelah lagu ini dinyanyikan....peserta demo mengucapakan merdeka....merdeka...merdeka...

Kapal Bandung, Peradaban Tranpostasi Sungai Hampir Punah

06.20 Add Comment
'
Kapal Bandung

TJ-Kalau bicara Sungai Kapuas kita tida bisa lepas dengan Kapal Bandung. Kapal yang terbuat dari kayu, hampir 95% bahan bangunanya terbuat dari kayu dari mulai badan kapal, dinding, lanting hingga atap terbuat dari kayu.

Kapal bandung merupakan model transportasi andalan masyarakat sungai Kapuas.Sebelum jalan tranportasi darat baik di Kal-Bar kapal Bandung menjadi andalan masyarakat tepian sungai Kapuas.



Biasanya kapal ini berminggu-minggu berjalan disepanjang sungai Kapuas dari Kapuas Hulu hingga ke Kota Pontianak, atau dari Kota Pontianak ke Kapuas Hulu, setiap kampung yang dilewati kapal ini kapal Bandung selalu berhenti untuk mengambil atau menurunkan penumpang.

Para penumpang yang pernah menggunakan transportasi Kapal Bandung, akan menemui sensasi luar biasa, melihat rimbunan riba kiri kanan Kapuas, ini dulu. Cuman saat ini rimbuan hutan sudah berubah menjadi perkebunan Kelapa Sawit.

Disepanjang perjalan Sungai Kapuas para penumpang juga bisaa sambil memancing ikan, untuk kebutuhan sehari-sehari di Kapal. Karena biasanya bisa satu minggu diatas kapal kalau dari Kapuas Hulu ke Kota Pontianak.
                                                 Sungai Kapuas..

Nah...kami tidak tahu dari kapan nama Kapal Bandung mulai ada, dari sejak lahir saya sudah menggenal nama perahu sungai ini Kapal Bandung.

Saat ini keberadaan Kapal Bandung sudah sangat sedikit seiring sudah mulai banyak transportasi darat dan laut seperti pesawat, mobil ataupun kendaraan roda dua. Kapal Bandung hanya digunakan sebagai alat pengakutan barang dan sebako dari pehuluan saja.

Sunrise Diantara Rimbunan Hutan Mangrove

23.55 Add Comment
Sunrie di Desa Sui Nibung

TJ-Desa sungai Nibung Kabupaten Kubu Raya berada dikawasan hutan Lindung Mangrove salah satu terluas di Indonesia. Kawasan ini barat,timur,Utara dan Selatan kawasan hutan mangrove.

Saya sudah beberapa kali datang kekawasan hutan ini dengan tujuan melakukan pendampingan , masyarakat dalam mengelola wilayah pesisir, melakukan riset dan identifikasi tumbuhan di kawasan hutan mangrove.
Sunrise di Desa Nibung


Pekerjaan masyarakat sehari-hari nelayan mereka bergantian siang malam malam menangkap ikan. Sehingga Kampung tidak pernah sepi dengan aktivitas nelayan.

Untuk memburu sunrise sekitar pukul 05.000 wib saya sudah menuju pelabuhan ikan..sunrise belum muncul.Tetapi para nelayan sudah mulai beraktivitas perahu-perahu nelayan sudah lalu lalang, nelayan yang menangkap ikan di malam hari sudah pulang dengan membawa berbagai jenis ikan.

Fajar dari upuk timur mulai keluar dari rerimbunan hutan mangrove, sedikit demi sedikit matahari mulai memperlihatkan cahayanya
Aktivitas nelayan


Keindahan  sunraise mulai nampak, saya mulai mengabadikan matahari pagi yang baru tibul, perahu nelayan melewati kawasan perairan tersebut membuat suasana makin hidup.

Beberapa turis yang hadir berswaphoto dengan berbagai gaya mengabadikan sunrise yang baru "keluar" dari rerimbunan hutan mangrove.