Cerita Perih Orangutan Kehilangan Rumahnya

09.10
Orangutan, Man,

TJ- Orangutan merupakan salah satu penghuni hutan di Kawasan Asia Tenggara. Orangutan di Dunia hanya tersisa kawasan hutan Pulau Kalimantan dan Sumatra. Keberadaan orangutan makin hari tersisikan karena tempat tinggal mereka jauh berkurang sehingga kawasan jelajahnya jauh berkurang.

Banyak faktor yanng menyebabkan tempat tinggal orangutan makin berkurang, salah satunya pembukaan lahan yang berlebihan, seperti yang disampaikan Staf BKSDA Kalbar, Enie salah satu penyebab konflik manusia dan orangutan adalah terganggunya habitat orangutan, selain tempat tinggal berkurang, pakan utama orangutan juga berkurang.

"Sehingga banyak orangutan datang ke perkebunan penduduk, mereka datang kekebun warga hanya untuk mencari makanan tambahan. Karena di habitat aslinya mereka jauh berkurang, bahkan ada yang habis. Cuman ketidak tahuan masyarakat orangutan dianggap menjadi hama," kata Enie di sela-sela kampanye orangutan. (19/08)


Banyak kasus konflik orangutan dan manusia terjadi seperti yang pernah terjadi di Jungkat orangutan terbakar karena diusir masyarakat, di Batu Layang orangutan di masak rica-rica kasus terbaru disekitar Kubu Raya orangutan diikat warga karena masuk kampung. Masyarakat beranggapan bahwa orangutan akan menyerang masyarakat.

"Orangutan selalu berada diposisi yang kalah,"

Padahal menurut Maya, dokter Hewan BKSDA Kalbar, tidak ada sejarahnya orangutan menyerang manusia duluan. Yang terjadi adalah manusia mengganggu habitat orangutan. Maya menyarankan kalau ketemu orangutan masuk kampung hubungi pihak berwajib terutama  BKSDA untuk menangininya. Jangan sampai orangutan ditanggkap, diikat, sama saja menyiksa mereka.

"Percayalah kalau kita tidak menganggu orangutan, orangutan tidak akan mengganggu manusia," kata Maya di sela-sela Kampanye Perlindungan Orangutan di cafe Starbak Kota Pontian.

Albert Peneliti Orangutan WWF Indonesia mengatakan, bahwa orangutan merupakan kera ekor besar yang tersisa di Asia, hanya tinggal di Sumatra dan Kalimantan. Dipulau Kalimantan sisa orangutan diperkirakan jumlahnya hanya tinggal 45 ribu individu.
Anak orangutan, man


"Orangutan bukan hanya mahluk yang tinggal dihutan saja, tapi merupakan salah satu hewan yang mampu menyebarkan tumbuh-tumbuhan, jelajah orangutan setiap harinya sekitar 10 km-20 km,"

Orangutan mampu menyebar sekitar 1000 jenis tanaman, kemungkinan kalau orangutan punah beberapa jenis tumbuhan akan mengalami dampaknya.

Otak orangutan 95 persen mirip dengan manusia, sehingga beberapa sifat manusia dimiliki orangutan.

Wawan dari Fokkab (Forum Konservasi Orangutan Kalimantan Barat)  mengatakan, orangutan adalah mahluk yang paling persih, sarangnya setiap hari selalu berganti-ganti. Jadi tidak ada ceritanya dalam dua hari orangutan tinggal disatu sarang, pasti orangutan akan membuat sarang baru.

"Mereka sepertinya mengerti akan kebersihan, tidak mau tinggal tempat yang kotor," kata Wawan.

Wawan menyanyangkan, rusaknya hutan menyebabkan rusaknya habitat orangutan. Dalam beberapa tahun ini sering kita dengar konflik antara manusia dan orangutan. Ini mengindikasikan bahwa tempat orangutan sedang terganggu. Men



Share this

Related Posts

Previous
Next Post »