Bermain Di Alam Sejak Dini, Bermanfaat Menjaga Kekebalan Tubuh Anak

17.37
     
          Farabi (2,5) Sedang bermain di Pantai

TJ-Dunia anak-anak identik dengan dunia permainan. Namun, sebaiknya permaina anak-anak diarah kepermainan yang mendidik mereka yang mampu membentik karakter emosi anak-anak sejak dini. Salah satunya adalah menggenalkan anak-anak pada alam.

Memang, di era melinial ini banyak orangtua tidak sempat menggenalkan anak-anak pada alam. Dengan berbagai alas an, seperti orang-orang tuanya sibuk, anak-anak sudah punya mainan banya salah satunya android dengan main android anak sudah dianggap cukup.

Padahal beberapa ahli fsikologi anak mengatakan , memberi HP android pada anak-anak sejak dini sama dengan memberi narkoba pada anak. Mereka bisa kecanduan. Mereka akan asing dengan lingkungan sendiri.

Pada Usia Emas antara satu Tahun sampai Lima tahun merupakan usia yang menentukan kraterk anak. Maka salah satu untuk membentuk krakter anak adalah dengan menggenalkan anak pada alam sejak dini.
Farabi bersama ibunya bermain dialam



Banyak mamfaatnya  menggenalkan anak pada alam sejak dini, meningkatkan daya imaginasi anak, dan jiwa kreativitas anak, kesehatan mental. Selain itu tidak anak un sosial pada dunia luar.
Yang sederhana anak-anak bisa dikenalkan dengan lingkungan sekitar. Disiapkan waktu untuk main-main kealam terbuka seperti patai, hutan, dan pertanian.

Seperti yang dilakukan seorang IbuThaharah, seminggu sekali dia membawa anak-aanak-anaknya ke Alam, pantai, hutan dan pertanian.

“Anak-anak biasanya lebih bebas bergerak ketika bermain di alam bebas, dia bisa mulai menggenal beberapa jenis hewan, tumbuhan,”.

Biasanya Tara menggenalakan warna-warna yang pada alam pada anak-anaknya. Karena di alam banyak warna yang bisa dikenalkan pada anak. Biasanya ada tahapan-tahapan anak-anak mengenal materi alam.

“Kenalkan saja hal-hal yang sederhana lebih dahulu pada anak ketika pergi ke Alam sekitarnya,”.
Bisa dikenalkan jenis semut, laba-laba, bunga-bunga, tumbuhan. Seperti Farabi kalau nemu semut dirumahnya saat ini suka sekali, tidak membunuhnya. Dia mulai berinteraksi dengan semut-semut, sambil meperhatikan binatan-binatang tersebut.

“Mut…mut….” Sambil menujuk semut. Begitu juga ketika melihat buung atau mendengan suara burung Farabi yang usiany baru 2,5 tahun bisa menunjukan suara burung

”buyun…yung…mama,”kata Farabi.


Farabi berlari-lari dipantai

Maka menurut peneti dr. Thom McDade, PhD, profesor dan direktur Laboratory for Human Biology Research at Northwestern University, anak yang sejak dini main di luar rumah seperti alam terbuka akan jarang tepapar prasit, bakteri, virus, anak akan cenderung penderita alergi, asma dan asma, penyakit autoimun sejak saat dewasa. Membawa ana-anak bermain dialam terbuka dapat melatih sistem kekebalan tubu mereka.

Maka, bagi orang tua sepatkan menemani anak-anak tersayangnya bermain dialam terbuka karena mamfaatnya sangat banyak untuk membentuk krakter anak sejak dini. Sesibuk apapun orang tua sebaiknya menyepatkan waktu buat anak-anakya bermain dialam terbuka.


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »