Bencana Kabut Asap, Terus Berulang

01.31
               Kebakaran Lahan Pelang Ketapang

TJ- Beberapa bulan ini Kalimantan Barat di Landa Bencana Kabut asap. Bencana terjadi berualan-ulang setiap musim kemarau. Memang tidak semua kebakaran lahan disebabkan oleh masyarakat, tapi rata-rata disebabkan masyarakat dan kelalaian masyarakat .

Memang, banyak tuduhan bencana kabut asap disebabkan oleh tradisi masyarakat kampung yang apabila ingin berbuka ladang melakukan pembakaran lahan. Agar lebih cepat pembakaran lahanya.

Sebenarnya pemasalahan itu tidak benar, karena masyarakat adat melakukan pembakaran lahan sekedar untuk tanama padi saja tidak luas.
Kebakaran lahan Pelang

Kawasanyapun  wilayah bergambut apabila terjadi pembakaran maka apinya sulit dipadamkan.

Tetapi, pembakaran yang dilakukan oleh masyarakat adat wilayah perbukitan.

Dan pada saat membakarpun masyarakat mengunnakan tradisi turun temurun, dimana sebelum membakar mereka membuat batas-batas wilayah agar pembakaran lahan tidak menyebar ke wilayah lain.
………………………………
Bencana ini massif terjadi di Pulau Kalimantan Sejak terjadi pelepasan lahan untuk pembangunan perkebunan kelapa sawit dan hutan tanaman industri. Sehingga dulu wilayah-wilayah yang berhuta dan berair habis terbakar dan terbakar.

Apa lagi kawasan wilayah gambut, dibiarkan terbuka hanya tumbuh ilalang, tidak ada genangan sama sekali maka kawasan itu sangat mudah terbakar. Karena didalam tanah rawa gambut yang menggering terdapat juga serasah dan damar-damar yang mengandung minyak mudah sekali terbakar.

Kawasan-kawasan seperti ini sangat mudah sekali terbakar. Tidak perlu ada tangan-tangan manusia dengan sengaja melakukan pembakaran. Cukup dengan panas terik matahari dengan suhu tertentu maka, lahan-lahan ini mudah terbakar.

Problem mendasar sebenarnya adalah sebelum musim kemarau, kawasan-kawasan ini tidak terjadi perlindungan khusus, seperti penanaman kembali dengan tanaman ekosistem rawa gambut, bukan tumbuhan eksvansif, dan pengenangan air kawasan ini secara permane. Sehingga pada saat musim kemarau kawasan seperti ini tidak akan mudah terbakar.

Tapi, penangananya selama ini kawasan-kawasan tanah gambut yang telah mengalami degradasi atau penurusnan daya dukung lahan sudah jauh berkurang banyak dilakuakan pada sektor-sektor lain yang sipatnya bukan pemulihan  eksositem lahan gambut.

Mungkin, ada model pengembangan oleh otoritas yang ditunjuk oleh Negara yang disebut Kesatuah Hidrogi Gambut. Namun, penanganan dengan model-model system itu sudah beberapa tahun tidak berjalan. Jadi wilayah ini, setiap musim kemarau akan terperangkap pada bencana kabut asap yang selalu tidak bisa diatasi. Man


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »