Riam Iraang Surga Tersembunyi di Tanah Borneo

22.05


Riam Iraang

TJ-Saya sudah bersama orang kampung sudah menyiapkan perbekalan menuju Riam Iraang yang tidak jauh dari kampung. Riam ini dua tingkat. Saya menyiapkan ayam kampung, kopi, dan beras.

Setelah siap, saya bersama beberapa teman menuju Riam Iraang menggunakan mobil sekitar 10 menit dari kampung sampai disekitar kawasan hutan. Selanjutnya kami melakukan jalan kaki selama 15 menit.
Riam Iraang terletak di Desa Sahan, Kecamatan Seluas Kabupaten Bengkayang. Setelah mendengar arus air makin deras Riam makin dekat. Pemandang mulai kelihatan makin indah.

Riak itu ada dua tingkat, diperkirakan tinggi masing-masing 10 meter. Setelah sampai kami tidak langsung menyebur ke danau yang terletak di tingkat dua tempat saya singgah.

Kami menyebar mencari kayu untuk membakar ayam kampung yang  sudah saya siapkan. Setelah kayu tersedia kami langsung menghidupkan api. Ayam kampung yang sudah dipotong langsung kami bakar.
Memangan ayam kampung


Riam Iraang adalah salah satu hasil metamorfosis dari satu kesatuan dengan kawasan hutan adat pikul. "Sungguh luar biasa indahnya,".

Sambil menunggu ayam panggang masak kami berenang di danau air terjun Iraang. Sambil menikmati keindahan alamnya. Kiri kanannya terdapat pohon-pohon tinggi.
Tidak beberapa lama salah satu teman yang menjaga pagangan ayam memanggil kami yang sedang berenang.
"Bang ayam sudah masak, tinggal kita santap saja,".

Sayapun bersama teman-teman yang sedang berenang mendekati tempat pembakaran ayam, dan langsung melahapnya. "Sungguh luar biasa enak, dan suasananya,"

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »