Pak Alui Care Durian

04.03
Pada suatu saat di kampung pak Alui lagi musim durian. Oleh istrinya pak Alui suruh cari durian ke kekebunya.
Buah durian, photo:Man



"Pak Alui carelah durian ke kebon, kali ja kau bise bawa durinya keruma," kate istri Pak Alui.

"Iyalah Mak, bentar age kame ke kebon," jawab pak Alui.

Enda lama pak Alui pergi kekebo untuk panen durian. Pak Aluipon membawa perlengkapan seperti karung, pisau, dan parang.

Pak Alui menyusuri jalan hutan menuju kebonya. Tak jauh dari kebonya sudah terasa aroma durian. Dan orang-orang dah berkumpul di pondok masing masing na panen durian.

                  Lagi memegang buah durian

Pak Alui menyapa satu-persatu orang di kebon. Sampai di kebun durian pak Alui santai di kebun durennya.

Tiba-tiba di dengar suara jatoh buah durian..."bruk...bruk...".

Pak alui menghampiri buah durian tersebut. Ingat pesan istrinya untuk bawa duri durian. Pak Alui mengambil duri durian. Buah durianya durianya di kasi ke kawan-kawanya.

Semua durian yang jatuh di kebun pak Alui hanya diambe durinya sementara isinya di kasi kepada tetangganya.

Setelah penoh karungnya dengan duri buah durian pak Alui pulang kerumah. Dengan santai pak Alui meminggul karung berisi duri buah durian.

Dah dekat di rumah pak Alui, istri pak Alui dah mencium aroma bau durian
 Tidak lama die melihat pak Alui minggul karunh, di kiranya isinya buah Durian.

"Banyak ga kau bawa durian pak Alui,?" Tanya istri Pak Alui.

"Adelah mak, kan lagi musim panen,".

Istri pak Aluipun membuka karung yang dikiranya buah durian. Setelah di buka betapa terkejutnya dia.

"Ape yang  kau bawa pak Alui, ini sih bukan buah durian,".

"Sajalah kau pak Alui, malah bawa duri buah durian,".

"Kan enak nyuroh kame bawa duri buah durian,".

"Bodo bale kau pak Alui-pak Alui,"  gondoknya istri pak Alui atas kelakuan suaminya.


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »