Diserang Nyamuk,Belebar Dirumah Sakit

00.40 Add Comment
Inpus penderita Demam Berdarah

Tj-Empat hari mau lebaran, kami buka puasa bersama dengan salah satu komunitas. Seperti biasa setelah buka puasa kami sekeluarga selfie-selfie.

Setelah selesai berselfie ria, kami pulang. Istirahat sebentar, tiba-tiba istri saya seperti kesurupan, tubuhnya bergertar. Saya kira ini sakit akibat keracunan makanan. Karena setelah berhenti bergetar dia muntah-muntah. Hampir saja saya komplain kerumah makan.

Setelah muntah-muntah badanya kembali panas sampai siang hari. Tiba-tiba ada WA dari group komplek. Ternyata sudah empat orang yang sudah dirumah sakit diserang nyamuk demam berdarah.

Tampa pikir panjang saya membawa istri ke rumah sakit dekat rumah, hanya lima menit sampai menggunakan mobil. Kami keluar tim Dinas kesehat kotapun datang menyemprot komplek kami. Karena empat orang sudah menjadi korban.

Dan kalau telat penangananya, ini akan berdampak pada kematian. Dan sudah beberapa kematian keluarga teman karena nyamuk DBD dia meninggal Dunia.

Tak pikir panjang, saya ngebut kerumah sakit bersama istri dan jabang bayi, langsung keruang UGD. Urus admistrasi. Ade seorang dokter muda mengatakan. "istri bapak kena DBD, soalnya matanya warna merah,".

dokter kembali bertanya, di perumahan bapak ade yang kena DBD kah..,?

Saya menjawab, ada dok empat orang sudah dirumah sakit.

Setelah beberapa lama, menunggu hasil tes darah, ternyat trobositnya sudah 25.
Maka kami disuruh rawat inap.

"Istri bapak harus rawat inap, karena trobosit darahnya sudah mengkwatirkan, ".

Kamipun menempati ruang inap rumah sakit dekat komplek,setiap hari trbositnya darah menurun, hingga 11. Kalau turun lagi dibawah 10 harus trampusi darah. Satu kantong impus setiap enam jam diganti sebagai pengganti cairan yang hilang.

Wah...saya sempat bingun karena sudah lebaran mencari kemana dara O jika harus tranpusi.

Ada pesan dari seorang teman, minum air perasan dau pepaya untuk menaikan trobosit. Ditegah kekiatiran saya mencari daun pepaya untuk diminum perasan air daun pepaya.

Satu sentok,perasan daun pepaya diminum oleh istri setiap hari, alhamdulillah dari trobosit 11 naik menjadi 17, naik 90, Naik 170 dan tekanan darahnyapun kembali normal.

Tak terasa kami 8 hari dirumah sakit,lebaranpun dirumah sakit bersama anak istri. Setelah itu kamu boleh pulang dari rumah sakit. Dengan menghabiskan 35 kantong air inpus.

Memelihara Burong Ta Perlu Dalam Sangkar

16.17 Add Comment
Buah pisang menggantong di poko depan rumah
Tidak seperti rumah-rumah orang Kota Lainya. Saye sebot buda neh oranh Alim, disebut orang memang alim, bijaksana berpendapa,  rumah orang Alim ini ditumbuhi beberapa jenis pohon walau halaman depanya sempit seperti halaman rumah orang kote besa. Salah satunya pohon tersebut adalah pohon buah.

Pada suatu saat saya berkunjung kerumah orang alim tersebut. Disunguhi minuman kopi dengan gelas cukup khas dari kampung, gelas terbuat dari bambu.
 Makanan ringanpun dihidangkan mengunakan piring rotan beralasan daun.

Sambil ngopi tibr-tibe saye dikejutkan beberapa suara burung di halaman rumah orang alim tersebut. Cuit..cuit, klu..klau...bgitulah suara burong bersautan di sekitar rumahnya.

Budatuh (anak neh) saye panggel habeb, biaselah kalau di Pontianak orang alem siket, di panggil habeb, walau bukan keturunan timor tengah.

"Luar biase rumah ente neh beb, di kote banyak suara burong datang, kaya dikampong-kampong,".

"Kla kalau....cuit-cuit, lau...kula lalau..." suare burung merbak,kuncit dan ceriak saling bersahutan.

"Apelah tips ente neh beb burong bise berdatangan kerumah awa.....?" tanya saye.

"Ta ade yang istimewa kang, kame cuman gantongkan buah pisang setiap hari di poko(pohom) depan rumah," kate orang alim tuh pade saye.

Sambil menunjukan poko buah depan rumanya, sayepon tertarek, na liat poko tuh yang ada digantung buah pisang. Saye mendekat ke pohon tuh.. seketika burung-burung tuh berterbangan.

Tapi tidak jaoh terbangnya,  sekitar taman orang alem tersebut yang ditumbuhi bunge-bunge. Mereke lari kepoko bunge.

Benar saja, di poko tuh ada digantung beberape sisir buah pisang diikat menggunakan tali rapia. Saye lihat ade bekas patokan burung memakan buah pisang.

Sebagian buah pisang sudah membusuk, sehingge dikerumuni lalat dan bari-biri.

"Tuh kau liat sorang kan, pas burung ta adepon,  maseh ade ga binatang sekecil biji sawi mengerumuni buah pisang yang membusuk digantung di poko tuh".

Saye sendiri takjub melihat kerjaan kawan yang alem neh, setiap hari menurut pemgakuanye dia memberi makan burung-burung dan hewan yang ada sekitar. Termasuk memberi makan kucing-kucing liar.

Terus saye kembali ngobrol di ruang tamunya dia menjelaskan, buat ape kite ibadah Sembahyang, puase menahan haus dan lapar. Tapi kite tidak peduli same mahluk sekitar, hewan,manusia,tumbuhan, termasuklah burung,lalat,kucing, yang ade disekitar kita.

"Sie-sielah ibadah kite,betaon-taon ngulang puase 30 hari tapi tidak simpati pada manusie,hewan,tumbuhan dan alam, sembahnya ma waktu,".

"Celakelah orang seperti itu, latehanye ta ade bekas," kate orang alem tuh.

Sambil bersalaman,"Maaf kang bukan nak maksud saye menggurui,".

"Iyelah beb, ngerti kame maksud awak tuh."

Di sela-sela diskusi suare burung saling bersahutan, seolah-olah mereka mendengarkan kame diskusi dan ikut gabung berdiskusi.

"Iyalah beb, saye mendek waktu nak pegi lok, lain kalilah saye na maen kerumah awak neh,".

Saye keluar rumah, si orang alem ikut mengantar sampai di halaman rumahnya. Saye liat burung-burung santai menyantap buah pisang di poko. Sementara beberapa kucing berdatang minta makan, meong....meong...

Yang aneh, burung tidak merasa terganggu dengan hadirnya kucing-kucing tersebut, si orang alem mengambil umpan untuk kucing-kucing bukan miliknya.

Bacalah Buku dan Data Dengan Baik Biar Otak Enda Emosional

01.13 Add Comment
Buku belangak bocoor...


Melihat Fenomena yang terjadi menjadi perdebatan Publik yang pernah terjadi salah satunya adalah Indonesia Bubar 2030. Ada yang emosional antar dua Kubu dalam menyikapi Peryataan salah satu Tokoh Nasional Indonesia. Ada beberapa yang rasional emosinal, ada yang rasional.

Saat ini, saya menulis bukan sebagai kapasitas sebagai salah satu pendukung Calon Presiden  2019, atau mendukung Presiden yang berkuasa. Tetapi sekedar sharing pengetahuan bagaimana membaca sebuah Dokumen dengan baik dan benar sehingga tidak emosional.

Selama yang saya ketahui  Prediksi Indonesia akan Bubar jika...sudah di mulai sejak awal Indonesia Berdiri jika...baka dibangun kesepakatan bersama dirumuskan Pancasila sebagai dasar Negara.

Kembali pada kemungkinan Indonesia Bubar, sebenarnya bukan hanya satu buku yang mengatakan yang di baca  Prabowo, ada beberapa dokumen Prediksi. Baik yang berbasikan fiksi maupun ilmiah.

Indonesia Abad 21, Scenario Masa Depan Indonesi tahun 2010, dan lain-lain. Saya rasa dilembaga kridibel pemerintah sudah dipastikan sudah ada membuat Scenario itu dalam rangka mebuat problem solving ataupu membuat managemen resiko.  Jika sesuatu tidak diinginkan terjadi. Maka manajemen resikonya sudah dibuat untuk cara mengatasinya.

Pasca Reformasi sekitar tahun 2000 INDONESIA pada saat itu masih dalam ketidak pastian.

Beberapa  elemen beberapa kali pertemuan tentang membuat Scanerio Builnding ke Indonesia. Kebetulan saya diberi kesempatan untuk hadir pada beberapa kali pertemuan.

Bukan orang sembarangan yang hadir ada Akademisi Top, Lawyer, Aktivis, Seniman Top, Jurnasil Top dan Tokoh Kunci di Indonesia.   Nasional dan Lokal Dilaksanakan diberbagai Provinsi Kunci Perpolitikan Nasional. Kebetulan Pontianak menjadi salah satu tepat kegiata, saya turut hadir waktu itu hadir sebagai  utusan mahasiswa.

Beberapa dari mereka semenjak Pemerintahan SBY dan Pemerintah JKW menempati posisi strategis. Dan mereka pastinya masih ingat dengan Scanerion Building yang dibuat oleh mereka tentang ke Indonesia.

Karena orang-orang top yang hadir saya beresempatan. Saya yang masih sebagai mahasiswa  bukan saja berkenalan sama mereka, tapi menggali  sembayak-sebanyaknya ilmu dari mereka diselar pertemuan kami berdiskusi panjang tentang ke Indonesia. Saya  beruntung mendapat pengetahuan yang sang Wow....Beberapa materi sampai sekarang masih disimpan rapi oleh saya. Karena ini pengetahuan sangat kren.....

Waktu Top Akademisi yang jadi pembicara kunci menjelaska. Seiring perkembangan Ilmu Pengetahuan Prediksi masa depan sudah bisa di perkerikan. Salah satu pisau analisa adalah Scanerio Building. Scanerio Building salah satu ilmu untuk mempredikasi masa depan akan seperti apa

Namanya Scenario Building pastinya menggambarkan apa yang mungkin terjadi, mengapa itu mungkin terjadi, dan dengan konsekuensi apa.

Scenario Builnding bisa digunakan untuk, menjadi alat yang sangat kuat untuk merenungkan berbagai kemungkinan masa depan yang dapat berkembang dari pengaruh pendorong utama, peristiwa dan masalah.
 
Kate Akademisi Top Nasional tersebut yang ngisi acara di Pontianak pada waktu itu Scenario :Sesuatu yang aku perkirakan terjadi: What is likely to happen, what I would like to see happen, dan sesuatu mungkin terjadi what might happen.
 
“ Bukan sekedar prediksi, tapi prediksi dengan verifikasi sangat ketat dan ilmiah,”
 
“Jadi ini bukan ilmu Nujum.”
 
Nah Cerita Scanerio Building Indonesi pada Waktu Itu yang dibahas dari mulai prediksi Ekonomi, politik, Sosial, Pemerintahan, hubungan sivil dan meliter, stabiltas nasional dan macam-macam yang berkaitan Indonesia  kekinian dan masa Depan.
 
Semua peserta menganalisa Driving Foce ke Indonesia masa kini dan  masa depan termasuk Varian-varianya. Analali focal Conser denan sangat teliti. Dengan mempertimbankan faktor Certain(tertentu) dan Uncertain(faktor tidak tentu).
 
Dengan pisau analisi seperti itu kita bisa memprediksi masa depan  berbagai hal, apa saja. Dalam rangka untuk membuat perencanaan masa depan yang baik. Bukan ingin membubarkan, tapi untuk antisipasi.
 
Lantas apa hasil dari Secanerio  Building itu dibuat tokoh-tokoh nasional dan lokal beberapa Item di Anranya, DITUBIR JURANG, MENGAPAI TEBING, BERGEGAS MENUJU PUNCAK, TABAH DALAM TEPING.
 
Ditubir Jurang menarasikan Indonesia dalam ambang kehancuran, karena pada waktu itu dimana-dimana terjadi komplik Sosial. Komplik Politik. Ada Juga bergegas menuju Puncak menarasikan Indonesia akan Gemilang jika....

Saya yakin kondisi Indonesia Masih bertahan saat ini tidak lepas dari Scanerio Building Indonesia saat itu dibuat oleh para elemen tokoh bangsa yang tidak tabu mengritisi kontek ke Indonesia saat itu dan kemungkinan mas depan akan terjadi seperti apa. Sehingga persoaal masa depang biasa dibuat manajemen antisipasinya.

Dengan Kondisi INDONESIA Seperti saat ini, memungkinkan kita dari berbagai eleman Indonesia bisa berkumpul kembali dengan kepala dingin duduk satu meja sambil ngopi-ngopi, makan ubi dan pisang goreng. dari Desa-Desa sampai ke Nasional membuat SCANERIO BUILDING INONESIA MASA DEPAN YANG LEBIH BAIK....


Ke Tanah Suci, Balek Bawa Tasbeh Made In China

00.54 Add Comment
Tasbih Made In China
Dapat oleh-oleh dari kawan yang ke Tanah Suci Umroh, sebuah Tasbi...dengan Pedenya dia memberi pada saye. Saye bertanya ke die..

."Serius awak ke Mekah beb..?"

Dia menjawab , serius lah kang, masa saye bohong ibadah ke mekah.

"Why kalau awak ke mekah, ngape ngasi tasbes buatan chine, tuh kau liat tulisanya made in China,".

Saya sambil memperlihatkan tasbeh pemberianya yang maseh dalam kotak. Tapi tertera tulisanya Made In China.

"Itukah tasbehnya kang, kalau saye Umroh serius datang ke mekah,". Sambil die memperlihatkan photo-photo di Mekah dan Madinah.

"Iyelah beb, saye caye caya kau kemekah, cuman camne kau bise dapat produk tasbeh made In China. Apa age mereke komunis ta caya ma Tuhan,".

"Mane kame tau kang, itu urusan yang dagang, kame hanye ibadah, balek bawa oleh untuk buda," segitu ja.

"Janganlah, akang gugat-gugat age tasbeh made In China, kalau akang gunakan untuk zikir pasti dapat pahala,kamipon dapat tempiasnya,".

"iyelah, kame gunakan berziker tasbeh made in China neh...biar nambah-nambah amal siket,".

(Sesungguhnya bedagang tak mengenal Ideologi,suku,agama)

Merananya Sungai Kapuas

16.31 Add Comment
Pertambangan Bouksit di tepian Sungai Kapuas


Sungai Kapuas merupakan Sungai Terpanjang di Indonesia dengan panjang 1.143 km. Sungai yang berada di Kalimantan Barat ini memiliki keanekaragaman hayati yang luar biasa banyak. Seperti ikan diperkirakan ada ribuan jenis ikan.

Namun, panjang dan luas Sungai Kapuas membuat saya kuatir. Setelah bertemu salah satu Nelayan di Kecamatan Tayan Hilir, Sali mengatakan. Sekarang ikan sudah sulit di cari di Sungai Kapuas karena kondisi airnya sudah tercemar.

“Saya baru masang pukat, tapi tidak dapat ikan. Ini mungkin airnya sudah sangat tercemar,” ujar Sali.
Sali mengatakan, dulu mencari ikan sekilo dua kilo sangat gampang. “Nebar jala, satu dua kali kita sudah dapat ikan, sekarang mana ade,”.

Banyak aktivitas ditepian kapuas dan anak sungai yang tidak terkontrol membuat air sungai menjadi tercemar sehingga ikan-ikan yang dulunya banyak menjadi hilang. Aktivitas-aktivitas tersebut seperti perkebunan, pertambangan, dan aktivitas warga.

Sali berharap, harus segera ada perhatian pemerintah agar kualitas air kapuas terjaga tidak tercemar.
Menurutnya, saat ini warga mane mao minum ae kapuas, aenya dah tercemar. :Hampir semua warga tepian kapuas minum ae galon.

Sungguh mengkwatirkan, hidup dilumbung air tapi minum air menggunakan air galon, seperti pepatah tikus mati dilumbung padi.

Jika keberadaan Sungai Kapuas tidak diperhatikan serius oleh pemerintah, ini akan berdampak signifikan pada Kalimantan Barat dan wilayah sekitar. Karena Air Kapuas merupakan indikator kehidupan masyarakat Kalimantan Barat yang dilalui Sungai Kapuas.

Horor Kebudayaan Ketika Di Politisasi

15.37 Add Comment
Ilustrasi ketika Budaya di Politisir

Setiap momentum politik yang harus dihadapi oleh masyarakat Indonesia yang sudah belajar Demokrasi liberal sekitar 20 tahunan, kalau manusia umur segitu sudah Dewasa. Realitas pertarung politik antara berbagai kekuatan besar yang ada di bebagai daerah organisasi budaya dan agama akan bermetamorposis jadi mesin Politik.

Tidak bisa di hindari, dalam perebutan hegemoni, siapa yang menghegemoni dan siapa yang dihegemoni, akan muncul saling intrik.

Dalam merebut kekuasaan akan terjadi pertarungan berbagai kepentingan, termasuk kepentingan yang berbasikan identitas kebudayaan dan agama. Karena dalam merebut kekuasaan biasanya relasi kekuasaan tidak akan bisa lepas dari simbol-simbol kekuatan, individu, kelompok yang akan mengakumulasi pada simbol-simbol kebudayaan kelompok.

Ketika kebudayaan  dan agama diproduksi dan diakumulasi dalam merebut kekuasaan maka akan terjadi keterputusan dengan nilai-nilai yang ada, bahkan akan terjebak pada perangkap vandalisme, sehinga kebudayaan dan agama akan jauh meninggalkan nilai-nilainya.

Namun kebudayaan dan agama menjadi salah satu penghancur dari sebuah peradaban tujuan masyarakat sivil, akibatnya terjadi dehumanisasi dalam kehidupan umat manusia. Dalam merebut kekuasaan perubahan radikal di struktur sosial masyarakat dan mengakumulasi pada simbol-simbol kebudayaan akan terjadi, karena sebuah politisasi nilai-nilai kebudayaan.
Ketika terjadi politisasi nilai-nilai kebudayaan kelompok. Maka akan terjadi putusnya nilai kelompok terhadap akarnya. Sehingga akan muncul sintimen yang berbasiskan identitas, baik yang berbasiskan etnis maupun agama kepada kelompok lain.
 Karena telah terjadi transformasi radikal yang dibangkitkan, akibat bangkitanya sentimen identitas yang berbasiskan etnis yang akan mengkikis struktur sosial pada masyarakat sehingga dapat menyebabkan terjadinya instabilitas sosial.

 Menjalang momentum politi selalu  terjadi transformasi radikal organisasi sosial apada saat menjelang. Organisasi sosial yang katanya berbasiskan budaya dan agama akan menjelma menjadi organisasi politik dan akan dijadikan mesin Politik.
Mereka tidak akan bisa memilihara identitas yang dimiliki masyarakat lagi. Tetapi masyarakat akan muncul dengan identitas politik yang ada. Dengan simbol-simbol kebudayaanya.

Dari sudut pandang ini, kebudayaan akan lepas dari ranah-ranah yang telah ada, karena telah terjadi transformasi radikal, sehingga kebudayaan bisa dianggap sebuah horor oleh oleh kelompok kebudayaan lain. Tetapi sebenar kelompok yang bertarung yang menggunakan sismbol-silbol kebudayaanya untuk merebut kekuasaan itu sah-sah saja.

Namun ketika nilai-nilai yang terkadung dalam kebudayaan diekplotasi hanya demi kekuasaan, maka akan menimbulkan sentimen terhadap nilai kebudayaan lain.
Karena akan ada kekuatan kelompok yang mengendalikan budaya kelompok tersebut, sehingga akan tersebut nilai-nilai yang terdapat dalam kelompok budayan tersebut.

Dan kelompok budaya satu akan dianggap menjadi horor bagi kelompok budaya daya lain dan sebaliknya. Karena mereka dianggap merupakan representative dari kelompoknya.

Ketika kebudayaan kelompok lain diangap menjadi sebuah horor didaerah ataupun diwilayah yang sama maka jangan diharapkan itu akan terbangun sebuah intitas baru ataupun peradaban baru, tetapi akan menghancurkan komunitas lain bahkan bisa menghilangkan indentitas lain.

 Masyarakat yang dibayang-bayangi oleh horor kebudayaan  dan agama lain, tidak akan nyaman dalam kehidupan sehari-harinya. Karena mereka akan selalu menganggap kehidupanya akan selalu terancam dan terteror oleh kelompok lain. Kebudyaanlain dan Agama dianggap sebuah teror bagi komunitasya.

Menjelang  momentum Politik Pemilihan Kepala Daerah saat ini, merupakan ujian penting bagi kita semua . Karena kita mengetahui bahwa perbedaan budaya satu dengan yang lain merupakan tantangan besar dalam menggapai perubahan yang lebih baik di daerah ini apakah perbedaan itu merupakan sebuah kekuatan besar untuk membangung kalbar atau malah sebaliknya.

 Catatan penting yang harus dilakukan dalam menjelang pemilihan pemilihan, bahwa realita politiklah yang membawa pertarungan kekuasaan yang berbasiskan nilai-nilai budaya yang berbeda didaerah ini.

 Namun harapan penting yang harus dilakukan oleh kita semua, terutama oleh pihak yang akan bertarung dalam merebut kekuasaan jadikanlah perbedaan budaya dan agama untuk membangun sebuah kekuatan baru. Bukan meng alinasi(Mengasingkan) budaya dan agama orang lain.

 Karena ini akan menyebabkan horor kebudayaan dan agama. Apabila terjadi horor agama dan kebudayaan terjadi  maka akan terjadi komplik laten yang berbasiskan agama dan budaya. Di diharapkan terjadi pertukaran pandangan nyata antara beberapa nilai kebudayaan dan agama yang berbeda di negeri  ini.

Selanjutnya diharapkan bisa mengawali terciptanya suatu Indonesia yang semakin damai dan adil. Yang jelas keduanya akan berhadapan dengan kekuatan besar kekuasaan, bagaimana mencari jalan untuk membawa kesejahteraan bagi rakyatnya, dengan mencoba berbagi kebijakan yang berpihak pada kelompok miskin  tampa melihat perbedaan kebudayan dan agama yang berbeda satu sama lainya. (Deman)

Belajarlah Kebudayaan Ngan Nenek Datok

15.13 Add Comment

Paret, Canal Tradisional yang dibuat secara tradisional oleh leluhur masyarakat Pontianak
Saya di Undang oleh sebuah Komunitas Pemuda Desa, Untuk ngisi acara dialog pemuda mempertahankan budaya di Didesa.

Walau, Desanya berbantasan dengan Ibu Kote Provinsi Kalimantan Barat, jalanya penuh lumpur dan air. Padahal di Sekitar Desa ada terdapat perusahaan sawit terbesar di Dunia.

Tapi saye tetap semangat untuk menuju desa tersebut, membagi semangat peradaban  prmuda Desa. 1,5 Jam saya bisa sampai ke kantor Desa.

Di Kantor Desa sudah ditunggu sekitar 30 pemuda Desa, dan ada ibu-ibu PKK yang sengaja ingin dengar dialog ini.

Ketika pas waktu saye untuk berbagi pengetahuan,tetang peran pemuda dalam mempertahankan Budaya.

Saya memberi Contoh Dua Bangsa Besar Dunia, China dan Jepang.

"Kalian tau China dan Jepang,".

"Tau bang," kata salah satu peserta.

"Dikampong ini banyak orang Chine Bang, mereke kaye, tapi ade ga yang jadi petani," saya tersenyum dengan jawaban polos anak muda itu, ade ga yang tertawa.

"Maksud saye negara China, bukan orang Chine,  kalau orang Chine belonggo di Ponti, ".

Pesertapon pade ketawa, lumayan slingan...

"Coba angkat HP yang merasa dibuat negara China, ".

Hampir seluruh peserta mengangkatnya, termasuk hp sayapun buatan China.

"Kalau motor buatan negara mane,".

"Jepang bang,"

Nahkan, pasti merk motor yang kite pake Honda, Yamaha, Suzuki.

Dua Negara tersebut menjadi Bangsa Besar, karena menghargai dan mereflekasikan, mengaplikasi kebudayaan leluhur mereka dalam kehidupan sehari-hari. Padahal satu ras degan kite.

 "Bede Naseb ja kite,".

Same bede semangat etos kerje.

Saye cerite, bahwa saye pengoleksi Novel-novel Karya Sastrawan Jepang Dan China yang merekam kehidupan masa lalu bangsa mereke.

Kalau jepang tidak lepas dari cerita pertarungan antara klan samurai, Ninja  beberapa bukunya seperti Taiko, Musasi, Hidoyashi,  The Young Samurai.

Kalau China tidak terlepas dari budaya kumfu, shaolin seperti bukunya Samko, The Empire Orchid, Sun-Ju , Compunyu, dan masih banyak lagi.

Bangsa mereka hingga saat ini mempertaha nilai-nilai leluhurnya dalam kehidupan modern saat ini, mereka tetap menjadi bangsa besar yang disegani dunia.


"Lantas, apakah bangsa ini tidak punya budaya yang bisa menandingi bangsa-bangsa besar didunia. Termasuk di Desa ini,".

" Pasti ada,".

Saye lewa kampong ini sesekelilingnya kebon karet, pasti tau kan bagaimana nene dato kite noreh karet.

Mereka yang punya kebon karet dua hektar jam satu malam harus sudah turun kekebun, untuk noreh karet. Rata jam empat suboh dan kekebon karet.

Hanya modalkan lampu, alat noreh Datok nenek kite menembus malam, ta duli digigit nyamok, agas, ta takut ama antu binaon.

Itu bagi saye kebudayaan luar biase, kalau mereflikakasikan dalam kehidupan kite sebagai pemuda yang umunya pelajar dan mahasiswa.

Kalau kalian bangon jam satu suboh, buka buku, ngerjakan tugas dengan baek, dilaksanakan secara disiplin seperti yang dilakukan budaya nenek dato kite noreh karet.

"Sudah dipastikan kalian akan menjadi generasi unggul di Desa, di Indonesia bahkan Dunia,".

Itu satu budaye di kampong kite disini, jadi mempertahankan budaye bukan hanye mengadakan event-even kesinian nari, dan festival band ja.

Kesenian cuman salah satu unsur budaye, banyak unsur budaye, ade teknologi, ilmu pengetahuan, ekonomi, agama.

Menarik Desa Sungai Enau di Dominasi Etnis Madura, Dayak, China, Bugis, dan Melayu. Kadesnya orang Bugis. Yang tidak Dominan di Desa ini.

Di Desa ini tidak pernah terjadi komplik Sentimen Etnis, walau di berbagai tempat pernah terjadi komflik di Desa Sungai Enau Aman, karena mereka saling menghargai nilai kebudayaan masing.

"Ini kekuatan luar biasa yang dimilik Desa ini, karena ciri-ciri wilayah maju adalah ketika wilayahnya plural, dan dewasa menghadapi perbedaa,".

Masyarakat Madura dan Bugis yang banyak mengadakan ativitas budaya selamatan atau kenduri, atau di Melayu ada saprahan ini mengandung Palsafah budaya kebersamaan dalam menghadapi kehidupan bermasayarakat. Begitu juga masyarakat China budaya maen barongsai, dan masyarakat dayak dengan musik etniknya yang sangat enak didengar  itu juga punya nilai kebersamaan, mustahil barongsai, mrmain musik bisa dilaksanakan dengan tampa kebersamaan.

Begitu juga kita dalam kehidupan sosial, dunia kerja tampa kebersamaan mustahil tujuan tercapai.

"Sangat agungkan budaya yang kita miliki,".

Jadi, mempertahankan kebudayaan bukan hanya identik berkesenian saja dengan event berbagai Festival tapi mempertahankan kebudayaan tereplikasi di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga kita menjadi masyarakat yang berbudaya dan berada.

Mari kite aplikasika budaya dato nenek kite dalam berbagai aktivitas, sebagai mafestasi mempertahankan kebudayaan.

Insya Allah Desa ini akan mengalami loncata-loncatan peradaban hang luar biase.





Pancasila Bukan Sekedar Ideologi Politik

14.04 Add Comment
Burung Garuda Lambang Negara Republik Indonesia

Satu juni merupakan hari lahirnya Pancasila. Sebelum Indonesia merdeka persiapan kemerdekaan Indonesia sudah disiapkan dengan dibuatnya tim perumus ideologi Bangsa. Salah satunya anggotanya Soekarno.  Yang di kenal sebagai presiden pertama negara Republik Indonesia.

Perdebatan tentang Ideologi Bangsa memang sangat panjang. Dalam pelaksanaan mengalami pasang surut mulai dari perubahan piagam Jakarta, dibubarkanya badan penanganan Pacasila yang dibuat zaman ORBA dll.

Dan beberapa tantangan serius dari pada ideologi yang berbeda sempat melakukan pemberontakan yang tujuanya untuk merubah ideologi Pancasila.

Zaman Orba Pancasila sangat sakral sekali. Sehingga pada saat zaman Soeharto semua organisasi Politi dan sosial kemasyarakatan diwajibkan melaksanakan dan menerapkan ideologi Pancasila. Sehingga terjadi perdebatan panjang, didalam berbagai lembaga,bahkan ada yang sampai pecah.

Nah...seolah-olah Ideologi Pancasila hanya diterapkan dalam beroganisasi sosial dan politik saja. Sementara dalam sendi kehidupan lainya belum dari pulai prilaku hidup, ekonomi, dan sistem pendidikan.

Kalau, kita lihat perkembangan sistem ekonomi dan pendidikan kita sangat tidak Pancasilais. Karena banyak bertentangan dengan nilai-nilai ke Pancasilaan. Karena mungkin sistem ekonomi kita terjebak pada pertarungan global yang sangat kapitalis dan liberalis.

Jelas ini sangat merugikan Bangsa Indonesia. Kita bisa melihat bagaimana Sumber Daya Alam kita di keruk, hutan kita dieksplotasi hingga dirusak, Sejahtrakah rakyat kita...menurut saya tidak.

Justru kantong-kantong kemiskinan terdapat  didaerah kaya akan sumber daya alam yang diekplotasi justru rakyatnya miskin, bahkan ada yang harus dipenjara karena memertahankan SDAnya.

Kejadian-kejadian seperti ini hampir terjadi diberbagai tempat. Menurut saya sistem ekonomi seperti itu sangat tidak pancasila karena bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

Mudah-mudahan dalam momen hari lahirnya Pancasila, Pancasila bukan hanya digunakan untuk isu-isu politik atau untuk melawan lawan politik. Tetapi Pancasila harus dijadikan dasar berkehidupan berbangsa dan bernegara dari mulai sistem politik,ekonomi,budaya,sosian dan spiritual.

Berajong Perahu Pengobatan

02.42 Add Comment
Kapal Berajong
Jaman-Nusantara kaya aka sistem pengobatan tradisional. Dengan ribuat etnis Indonesia pastinya memiliki tradisi pengobatan yang banya.

Salah satunya sistem pengobatan yang dilakukan oleh masyarakat adat pangajid Daya bekati Raya.

Hanya menggunakan media reflika perahu dukun adat dapat melakukan pengobatan dengan bantuan mantra,tarian dan musik.

Reflika kapal di ikat pada seutas tali, selanjutnya musik tradisional masyarakat dayak bekatik dimaikan. Dukung mengikuti iringan musik tersebut.

Sambil memega kapal berajok,digerak-gerakan diatas tali seperti ada kekuatan megis para penontonpun ikut bergerak ikut menari yang di lakukan oleh dukun.

Pengobatan dengan mengunakan kapal berajong umunya dilaksanakan untuk penyakit-penyakit berat termasuk ibu-ibu yang sulit hamil. Di percaya oleh masyarakat jika tarian ini dilaksanakan, perempuan yang sulit hamil akan segera hamil.

Beragama Untuk Kemanusian dan Alam

02.24 Add Comment
Memberi bantua pada komunitas Nelayan
Thejaman- Bicara agama seolah-oalah identik dengan hanya berhubungan dengan Tuhan sebagai pecipta Alam. Padahal subtansi beragama adalah bagaimana rasa-rasa kemanusian kita terbangun dengan baik ketika kita melaksanakan nilai-nilai keagaamaan, bukan malah sebaliknya. Antipati kelompok lain, mencaci maki, sesungguhnya itu bukalah ciri-ciri orang yang melaksanakan nilai-nilai keberagamaan, tetapi sebaliknya justru mereka mendustakan nilai-nilai agama.

Sebagaimana, tertera dalam dalam kitab suci kaum muslimin, dalam Al-Quran surat Al-Maun ayat 1 -sampai 7. Surat ini justrus berisikan firman-firman bagaimana orang-orang dikatan mendustakan agama apabila mereka membiarkan fakir miskis, anak yatim, berbuat sombong.

1. Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
2. Itulah orang yang menghardik anak yatim,
3. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.
4. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang salat,
5. (yaitu) orang-orang yang lalai dari salatnya,
6. orang-orang yang berbuat ria.
7. dan enggan (menolong dengan) barang berguna.


Nah, jelas kalau menalaah ayat-ayat tersebut diatas, justru orang yang dikatakan mendustakan agama, yang diutamakan adalah orang yang tidak mau menolong sesaman. Ini tergambar hanya dua ayat yang dikatakan mendustakan agama ketikan Shalatnya tidak benar. Tetapi, empat ayat menerangkan pentingnya penduli sesama manusia tampa membedakan, ras, suku dan agama.

Jelas semuanya nilai-nilai kemanusian yang kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah merupakan manipestasikan atas penyerahan diri secara total kepada Allah SWT. 

Nah, utamakan membantuk orang yang tidak mampu dengan barang berguna agar dikatan tidak mendustakan agama.

Bertemu Tokoh Literasi

02.04 Add Comment
Deman Huri bersama Martin Serigar Penulis Unconvesional

Thejaman-Minta Endors Novel Biografi dari bapak yang berkacamata ini tidaklah begitu muda. Walau tinggalnya dipedalaman Borneo Beliau teman-temanya banyak Aktives dan pejabat lingkar 1 kekuasaan di ibu Kota. Saya sudah kenal sejak mahasiwa semester awal, dia kerjaan seorang backing spiritual diberbagai gerakan buruh,tani dan Nelayan. 

Dia salah satu yang mampu "meracuni" otak saya untuk mengurus orang termarginalkan di kota-kota hingga ke Desa- desa. Hingga dunia akademis kedodoran hampir DO. Tapi karena petuahnya, kita bisa melihat mengambil sisi lain tentang Dunia dan hidup. Beliau sepertinya lebih memilih hidup yang dikeheningan Alam, jauh hirup pikul dari kekuasaan, seperti kebanyakan kawan-kawan yang sudah berada di level lingkaran 1 kekuasaan dari pemerintah pusat hingga desa.

Hidup di keheningan dunia, jauh dari Kota...Bang martin selalu bergerak menegasah pikiran dengan berbagai tulisan. Terbuktik sudah lima buku Unkonvesional yang sudah diterbitkan. Unik karya-karyanya dia sebut Un-konvesional. 

Karena karyanya tidak seperti karya mainstream(arus utama). Sampai saat ini sudah banyak murid. Apa itu Unkonvesional, sebuah menode menulis dalam melawab rezim SPOK...lebih jelasnya diskusi langsung ja ma bang Martin.

Sayapun menemui beliau pada saat sibuk-sibuk persiapan launching bukunya, pidato kebudayasn dan merberi tausiah pada sepuluh komunitas literasi di Pontianak. Saya tetap memaksanya untuk memberi endors buku terbaru saya yang berjudul CION Mewujudkan Harapan, Sebuah Novel Biografi anak pedalaman yang mampu mewujudkan cita-citanya setelah 30 tahun. Dia sepertinya belum percaya saya yang menulis, karena yang saya mau menulis seorang penginjil. 

Sebagai sepuh tokoh pergerakan, tokoh literasi Bang Martin menyerah juga untuk memberi Endors khusus dalam Novel ini. Setelah saya cerita tentang gerakan kemanusian yang dilakukan bapak Martinus Cion dari mulai pendidik, pluralusme dan gerakan kemanusiaan lain dia baru mau memberi endors. "Satu minggu ya...man...baru saya tulis endoranya,"katanya.

 "Okelah bang...ditunggu endors." Sebagai sepuh tokoh pergerakan, tokoh literasi Bang Martin menyerah juga untuk memberi Endors khusus dalam Novel ini. (Dhg)