Bakau Setapuk Besar, Destinasi Wisata Baru Singkawang

20.26 Add Comment
Jembatan gantung di kawasan hutan bakau  Setapuk Besar. Man

TJ-Dimulai dari batang pohon tahun 2009 Jumadi dan dua nelayan beriniasi menanam pohon bakau. Dia melihat makin, hari kawasan pesisir Setapuk Besar makin berkurang. Jumadi mengaja dua Nelayan lain untuk menanam kembali kawasan pantai Setapuk Besar agar tidak mengalami abrasi pantai.

Dimulai tiga orang dengan dua pohon indukan, Jumadi mulai menanam kawasan pesisir tersebut. Hingga kini Jumadi dengan kelompok Nelayangya Surya Kencana mandiri mereka mampu menanam sekitar 200000 ribu bantang pohon bakau dan tumbuh semua.



Tower pengamatan burung, Man

Setiap hari kelompok nelayan yang dipimpin Jumadi selalui memantau perkembangan tanaman bakau yang mereka tanam, jika ada yang mati, mereka menanam kembali benih pohon bakau.

Kini pohon-pohon bakau yang ditanam para nelayan sudah tinggi-tinggi. Sehingga menciptakan ekosistem baru.

Kerja keras Jumadi dan kawan-kawan membuahkan hasil, kini kawasan tersebut menjadi salah satu detinasi wisata andalan Kota Singkawang.

"Saya tidak menyangka, pengunjung akan ramai datang seperti ini, kekawasan hutan bakau Setapuk Besar, Kalau hari libur pengunjung rata-rata 2000 orang datang ke Sepuk besa,"kata Jumadi.

Tanaman pohon bakau setapuk besar.

Dikawasan hutan bakau sudah disiapkan track gertak kayu, yang bisa digunakan pengunjung untuk mengelilingi kawasan hutan mangrove dan tower pemantau burung yang berada dikawasan pesisir Setapuk Besar.

Selain itu dikawasan ini juga terdapat gertak gantung dengan ketinggian 12 meter. Yang dapat digunakan para pengunjung untuk menyebragi Sungai Setapuk Besar. Sj