Sulitnya Memadamkan Api Kebakaran Lahan Gambut

01.09
Pemadaman kebakaran lahan gambut, Photo:Bowo

TJ-Musim kemarau merupakan momok bagi masyarakat yang berada disekitar kawasan lahan gambut. Karena lahan gambut merupakan tanah yang paling mudah terbakar sulit dipadamkan. Dikawasan lahan gambut masih banyak serasa-serasa dan kayu yang belum menjadi tanah.

Pada tanggal 18 Agustus 2016 Adi Prabowo mendengar di  Kecamatan Rasau Jaya ada kebakaran lahan gambut. Pada pukul 08.00 wib Bowo menyetar motornya untuk menuju ke Rasau Jaya. Dia ingin berkontribusi untuk ikut memadamkan api dikawasan hutan gambut.

Setelah sampai ditempat kebakaran Bowo diterima dengan hangat oleh tim pemadam Mangala Agni. "Bang saya mau bantu madamkan api boleh enda,?"tanya Bowo.

"Boleh, kenapa tada dari dolo kau bantu abang-abang neh, kame dah 10 hari madamkan api diberbagai daerah, ade tim yang belom balek, untuk madamkan api,"kata salah satu Anggota Manggala Agni.

Kebakaran, kawasan kawasan gambut akan menyebabkan berbagai wilayah sekitar kawasan lahan gambut diselimuti oleh kabut asap.

Bowo langsung cekatan mengambil peralatan pemadam kebakaran, untuk memadamkan api dikawasan hutan gambut.

"Untung ada air diparit, sehingga mudah untuk ngambil air  untuk disiramkan kelahan yang terbakar,"kata Bowo.

Pemadaman api dikawasan gambut tidak langsung padam begitu saja, walaupun yang terbakar hanya 7000 meter persegi tapi hingga 8 jam api belum mati total.

"Sekitar 10 jam api sudah dianggap mati total, baru kami tinggalkan kawasan tersebut,"kata Bowo.

Kami tetap mengawasi areal tersebut, karena belum tentu padam total api yang telah kami siram selama 10 jam.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »