Belangak Bocoor

21.13
Warung kopi merupakan ruang publik andalan di Kota Pontianak. Namanya ruang publik segala macam isu dan informasi menjadi tema pembahasan dari mulai bisnis, politik, keluarga, kekuasaan, gerakan sosial dan lain-lain.

Ruang publik sebagai andalan publik berinteraksi, maka yang hadir pun di warung kopi dari berbagai kelas masyarakat , dari orang yang paling kaya di Kalbar, sampai orang yang “miskin” ,dari penguasa sampai rakyat biasa, dari pengajar sampai pelajar saling berbagi cerita tanpa ada sekat perbedaan kelas, agama atau etnis.

Namun, ide-ide dalam cerita di warung kopi kebanyakan  tidak di realisasikan, “banyak bicara sedikit kerja”. Kalau  istilah orang Pontianak bilang “Belangak Bocoor”.

Deman Huri menulis kemba  cerita-cerita menarik, sedeharna dan menggelitik.
Beberapa cerita dalam tulisan dalam buku ini bersikan tentang interaksi penulis dengan Tokoh Nasional, Lokal, Aktivis, Penulis, Seniman, dan Pengusaha.

Mungkin sekilas isi dan judulnya buku “Belangak Bocoor” banyak menceritakan hal-hal yang konyol. Tetapi sesungguhnya cerita-cerita dalam buku ini sangat menggelitik, mulai dari kritik sosial sampai pesan moral…



Share this

Related Posts

Previous
Next Post »