Bertani di Halaman Rumah Yang Terbatas

19.31 Add Comment
TZ-Berkembangnya ilmu pengetahuan bertani bisa dilakukan dimana saja dengan berbagai konsep seperti hidroponik,aeroponik,kolam ponik dan macam-macam cara.
Berbagai jenis tanaman dihalanan rumah

Jual Sayur Ke Negeri Malaysia

16.55 Add Comment
Tz-Malaysia memang lebig makmur dari Indonesia. Faktanya banyak orang Indonesia yang bekerja disana. Baik yang legal maupun yang illegal.
Berbagai jenis sayuran siap dibawa ke Sadikin Malaysia menggunakan kendaraan Roda Dua

Pentingnya Melibatkan Warga Dalam Proses Pembangunan

22.51 Add Comment
warga Sungai Kawi Dalam Melakukan Diskusi Warga Tentang Pembangunan Kota
MZ-Warga merupakan salah satu unsurdalam proses pembangunan. Bisa dikata kalau Wali Kota, Dewan bisa berhenti dalam waktu tertentu. Tetapi warga tidak mungkin berhenti menjadi warga

Rakit Cerita Masa Lalu Kejayaan Industri Perkayuan Kalbar

15.57 Add Comment
SZ-Sekitar tahun 1980-1990 Kalimantan Barat memiliki kejayaan industri perkayuan. Kalbar merupakan penyumbang pajak no empat terbesar di Indonesia di Kala itu.

Rakit-rakit kayu di sungai Kapuas

Dikotomi Pengelolaan Hutan Desa

15.42 Add Comment
ZM-Angin cerah pengelolaan hutan bagi masyarakat untuk membangun kesejahteraan masyarakat sudah ada. Dengan skema hutan desa, hutan  kerakyatan dan hutan kemasyarakatan.

Gambar:Pete hutan desa, dok.FFI Kapuas Hulu

Halusinasi Perubahan

08.39 Add Comment

Pasca pemilihan presiden republik Indonesia, perdebatan baik ruang publik maupun di ruang pemberitaan masih terjadi antar dua kelompok pendukun pemenang presiden terpilih Ir. Joko Widodo, maupun pendukung calon presiden yang tidak terpilih Prabowo Subianto.
Ilustrasi:Pertarung belum usai..Zul. Ms

Liang Teh, Teh Ramuan Untuk Kesehatan

08.23 Add Comment
ZM-Mungkin bagi warga Tiongha minuman yang satu ini sudah tidak aneh lagi. Karena berabat-abat telah dimamfaatkan oleh warga China sebagai minuman yang dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit seperti demam panas, sakit kepala, batuk-batuk, dan berbagai jenis penyakit lainya.
Liang Teh Minum Khas Warga Tiongha di Kota Pontianak

Kimia Hutan, Potensi Yang “Terlewatkan”

21.30 Add Comment
Bicara hutan, pasti pikiran kita hanya  pada pemikiran keberadaan ekostem flora dan fauna saja. Namun, sesungguhnya dibalik adanya kekayaan flora dan fauna. Hutan berkontribusi besar dalam menyediakan senyawa kimia  alam yang sangat bermamfaat bagi kehidupan manusia.

Mentega dari buah tengkawang

Halusinasi Perubahan

21.02 Add Comment
Pasca pemilihan presiden republik Indonesia, perdebatan baik ruang publik maupun di ruang pemberitaan masih terjadi antar dua kelompok pendukun pemenang presiden terpilih Ir. Joko Widodo, maupun pendukung calon presiden yang tidak terpilih Prabowo Subianto.

Pertarungan wacana tentang masa depan negeri terus bergulir di ruang publik maupun diruang pemberitaan. Mediapun yang sudah mengalami segmentasi dukungan pada kedua calon yang telah mengiring kedua pendukung supaya meperkuat dukunganya pada dua kelompok walaupun pilpres sudah lama berlalu.

Jelas pengiring media terhadap kedua kekuatan membuat para pendukung berhalusinasi dalam membangun sebuah perubahan dinegeri ini. Karena kadang pemberitaan yang disampaikanpun jauh dari realita yang sebenarnya.

Realita semu tampa fakta telah mendorong para pendukung untuk melakukan delegitimasi diantara kekuatan dengan dasar bahwa apapun yang dilakukan oleh kedua pihak selalu dianggap salah, sehingga satu sama lainnya saling mendeligitimasikan.

Pertarungan wacana dalam membangun perubahan yang disampaikan sebenarnya sangat miskin dengan data dan fakta oleh kedua kelompok. Semua hanya didasarkan pada ketidak sukaan satu sama lainya.

Mengandalkan emosi  dalam pertarungan wacana membuat kalap serba irasional. Argumen - argumen yang disampaikan kepublik hanya untuk meligitimasi dan pencitraan sebuah perubahaan yang dicita-citakan.

Permasalahan mendasar juga terjadi bukan hanya pada tingkatan masyarakat awam, namun terjadi pada Dewan Perwakilan Rakyat saling medeligitimasikan terjadi.

Saling mendeligitimasikan satu sama lainya diruang publik nyata ataupun dimedia sosial terjadi sehinga mendorong kekerasan makna dan kata yang kadang tidak beretika satu sama lain, dengan tersendiri akan bermetamorfosis menjadi  kekerasan verbal.

Ada pepatah mengatakan lidahmu lebih tajam dari mata pedang,itu ada benarnya karena kekerasan kata  akan menimbulkan kekerarasan lain dalam bentuk verbal di mana disorientasi pada cita-cita awal  yaitu perbaikan bangsa dan negara.

Pertarungan wacana diruang publik hanya menimbulkan sentiment negative yang tidak berkesudahan.

Kita sudah melihat bagaimana wacana-wancan kesejahteraan dalam menaikan bahan bakar minyak oleh pemerintahan yang sedang berkuasa telah memakan “korban” dua nenek karena pencairan kartu sakti, satu lagi meninggalnya demonstran karena menolak kenaik BBM dan kebijakan pemerintah.

Jelaskan, pertarung wacana kata-kata telah mengarah pada kekerarasan verbal yang terjadi dibeberpa tempat. Karena relasi sosial yang dibangunpun terjadi missing link satu sama lainya.

Maraknya media sosial membuat padangan masyarakat terhadap perubahan Indonesia cukup berpariasi, baik perubahan structural maupun perubahan cultural dimasyarakat.

Perubahan yang terjadi baik di struktur dan cultural masyarakat belum terjadi secara signifikan, karena model perubahan yang dibangun dengam  cara komunikasi yang kurang baik telah menyebabkan terjadi dis orientasi perubahan karena tidak mendapat dukungan dari publik secara massif.

Perubahan prograsif perlu dukungan publik secara secara massif, sitematik dengan perencanaan yang baik sehingga berbabagai resiko sebagai konsekuensi dari perubahan bisa diantisipasi dengan baik.

Menarik setelah lebih 100 hari presiden Jokowi menjadi presiden perdebatan perubahan bangsa bukan malah berhenti namun, makin meningkat,saling mendeligitimasi  , bahkan sampai sampai antar dua lembaga negara anatara KPK dan Polri antar partai.

Tentunyata, ini merupakan salah kasus yang merupakan representasi tentang pertarungan wacana yang bermetamorfosis pada pertarungan antara lembaga yang mengarah pada pertarungan verbal. Tentunya,ini sangat merugikan perjalanan perbaikan kehidupan berkembangsaan.

Krisis ini tidak bisah dianggap remeh, karena bagi saya ini merupakan kerisi mencapai pada level yang cukup berbahaya dan kedepanya akan menyebabkan ketidak stabilan sosial berkepanjangan.

Sebenarnya, sebuah harapan besar ketika Jokowi menjadi presiden. Namun, pemerintahan Jokowi  disibukan mulai dari penentuan kementerian yang penuh tawar-menawar secara politis, kenaikan dan penurunan BBM yang tidak terukur sehingga harus diturunkan kembali, pemberhentian Kapolri dan pemilihan Kapolri baru serta konflik antara Polri dan KPK, Pemboman kapal asing yang tidak memiliki dampak signifikan  terhadap kesejahteraan Nelayan, pemblokiran website

Pengalaman menulis berdiskusi dengan tiga menteri kabinet kerja, sepertinya berbagai program yang ditawarkanpun masih menggunakan kacamata Jakarta. Sangat pesimis apa yang dicita-citakan dalam nawacitanya JKW akan tercapai.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan sulitnya tercapai visi dan misi kepepinan  adalah pertama: internalisasi kelembagaan yang berkurang, kedua: kepentingan politik yang cukup besar, ketiga:lemahnya penguasaan isu-isu kerakyatan, keempat:lebih focus pencitraan daripada facus kerja, kelima:dukungn kolikti rakyat dan parlemen yang kurang.

Sehingga perubahan struktural dan kultural belum dirasakan oleh semua pihak. Bahkan sebagian  dari publik antipati dengan perubahan yang ditawarkan. Bukanya mendukung, malah mencaci maki. Ini problematika  tersendiri sendiri.

Dari fakta kebutuhan dasar warga harganya mengalami ketidak setabilan dan relative  mengalami kenaikan yang menjadi beban masyarakat.


Hal yang mendasar harus dilakukan oleh presiden adalah melakukan konsolidasi kekuatan rakyat di internal dan ekternal . Dan harus berani melawan tekanan-tekanan internal yang menghambat perubahan dalam rangka mensejahterakan rakyat. (Deman Huri)

Konsistensi Dalam Menuju Perubahan

20.41 Add Comment
Perubahan adalan sebuah proses berjalanya roda kehidupan yang dilkukan secara dinamis. Perubahan terjadi secara simultan sesuai dengan apa-apa yang dikerjakan oleh indivindu, kelompok ataupun institusi.

Dalam menuju perubahan yang lebih baik adalah tentunya menentukan visi dan tujuan perubahan itu agar lebih baik dengan menurunkan berbagai aktivitas yang harus dilakukan.

DG-Dalam menuju perubahan tentunya diperlukan konsistensi atau keteguhan dalam mencapainya.

Sudah sangat banyak teori menjelaskan tentang perubahan, mungkin sudah ribuan buku diterbitkan tentang teori perubahan. Tetapi, kenapa banyak orang, kelompok atau bahkan isntitusi sulit melakukan perubahan.

Sulitnya melakukan perubahan adalah disebabkan oleh permasalah dan internal, kelompok ataupun institusi yang sulit melakukan perubahan secara kosisten dalam mencapai sebuah perubahan yang lebih baik.

Mengapa harus konsisten dalam mencapai sebuah perubahan, karena perubahan bukan turun dari langit, hanya dengan bermodalkan do’a kita, kelolmpon atau intitusi langsung berubah kearah yang lebih baik.

Dalam menjaga konsistensi menuju perubahan ada beberapa hal yang harus dilakukan, pertama:mental, kedua:kepercaya diri, ketiga:penentuan tujuan perubahan harus tepat, keempat:waktu berubah.

Satu kesatuan faktor yang harus dipenuhi dalam mencapai sebuah perubahan agar terscapai secara baik.(Theman)



Ladang Amal, Ta apelah Sediket Haram

16.39 Add Comment
Suci baru saja tuntas mengikuti tes seleksi jadi pejabat, dia sebenarnya calon pengamat perbintangan dan dosen. Tapi  tidak tahu mengapa dia lebih suka terjun ke dunia politik yang penuh instrik.

Mungkin ini yang dikatakan oleh kawan saya, bahwa negeri ini lagi bermunculan kelas menengah, intelektual galau, tidak percaya dengan kemampuan dan tidak diberi ruang oleh penguasa. Ini boom waktu, suatu saat meledak kelas menengah galau menggugat.

Dan cukup bahaya, ketika intelektual galau melampau batas di negeri ini, kata teman yang duduk satu meja di warkop Hijaz.

Disini di warkop Hijaz, Megawati dan anaknya Pak Beye yang pernah ngopi. Sekarang ada beberapa anak-anak muda kelas menengah galau yang sedang berkumpul dari berbagai keahlian hukum, kehutanan, politik, bahasa, agama, aostronomi dan belukar pemula.

Tidak lama Suci dan dan Adil ikot bergabong.

“Sukses beb dah masuk sepuluh besa, bisa mengalahkan orang-orang berpengalaman,” saya langsung mendahului obrolan, sambil meminum segelas kopi hitam pekat.

“Ape pula sukses kang, belom ja beres, masih lobi-lobi panjang,” kata Suci.

“Bantulah kame neh lobi-lobi biar bisa lolos lima besa, kaliankan punya akses di berbagai kalangan.”
Warkop ini memang cukup rame, dari kalangan ABG ampe pejabat nongkrong di sini. Sekedar untuk sarapan, tampang Annas Urbaningrum, Ibas, Megawati dan beberapa pejabat yang pernah ngopi di warung ini, berjejer photonya diding.

“Mane bisa beb, dia tuh  ta mau, kalau mau dan jaman-jaman, dia tuh sufi.” kata Adil kawanya Suci. 
“Kau serahkan ke Tuhan ja beb, karena kontalasi politiknya tinggi, medan pertarunganya kuat, kau bayangkan dua orang yang ahli di bidangnya bisa ga gugur di babak ke dua.”

“Tapi aku yakin jadilah, apa lagi kalau kita-kita bantu lobi-lobi.” kata Suci sambil makan Cake We, makanan khas China dan teh hangat.

“Iya beb, jadikan ladang amal ja, kalau ente jadi haram siketpon ta apelah yang penting buat umat.”
Adil yang seorang lawyer, nyindirnya cukop halus, kamipon tersenyum sambil merenung-renung  makna yang disampaikan oleh Adil.

“Kau pandai Dil nendang orang, biase di Indonesia kaya begitu, haram sediket biase yang penting untok amal, tenang ja kalau saya jadi, pasti ta akan banyak yang haram akan saye kerjakan.” kata Suci.

“Iyekeh, kalau begitu anna aminkan lah ente jadi yang ente harapkan, tapi tetaplah mejelang puase dan belebaran anna mohon petunjuk ke ente, karena ente yang punya ilmunya, dan anna kenal ke ente seorangan ulama.” ucap saya. (Deman)


Orang Kampung Menggunakan Sinyal Satelit Bocor

16.15 Add Comment
Sampai di lokasi radio komunitas yang dikelola oleh pemuda yang umumnya hanya lulusan SMA, melihat fasilitas yang digunakan merupakan hasil kreativitas mereka di desa untuk memberi hiburan dan informasi ke orang desa.

Saya mendengar sayup-sayup suara iklan mari menam pohon, dari sebuah institusi pemerintah di sektor kehutanan. Dan iklan yang menyarakan masyarakat segera membayar pajak, karena dengan pajak pemerintah bisa melakukan pembangunan serta kampanye dua anak keluaraga bahagia.

Di daerah yang black spot (0) frekuensi informasi tevi dan radio, lembaga pemerintah bisa melakukan kampanye dan penyadaran kepada masyarakat desa yang tidak terakses, atas inisiatif pemuda-pemuda kampung yang kreatif, bisa berbagi informasi.

Sekilas melihat peralatanya sangat sederhana, mixernya merupakan hasil kreasi Alonk. Yang mengakunya sejak SD tidak mau menamatkan sekolahnya. Walau tidak sekolah dia tidak berhenti belajar, dia selalu belajar otoditak, sampai dia mampu membuat mixer dan memodifikasi sesuai kebutuhanya.

Termasuk membuat alat pemacar radio berfrekuensi AM, konon selain sampai di sekitar kampung tersebut, kadang siaran radionya sampai keluar negeri yaitu Malaysia, India, Jepang bahkan Belanda. Karena ada yang mengontaknya.

“Tapi kalau sekarang sih bisa kemana-mana, karena sudah saya buatkan streaming, melalui internet” kata Alonk bangganya.

Saya maseh belom percaya bahwa Alonk tidak lulus SD, saya bertanya lagi,”Benar Long, ente ta lulus SD?” tanya saya berkali.

“Ta caya akang neh, tanyalah ke bang Awang.” jawab Alonk, sambil mengoprek labtop saya karena dianggap software banyak yang tidak ada, padahal sangat penting software tersebut.

“Kang caya tada, saye berinternetan ta pernah bayar lo walau di kampong, berape giga ja felam bisa saya download,” katanya sambil memperlihatkan modemnya.

“Mane caya Lonk saye, dari manenya ente bisa begitu Lonk?” ucap saya.

“Ah, si akang neh ta caya teros same saye neh, liat neh kan ta ade pulsanya kan modemnya, neh saye cobe downlod, bisa kan kang,” Alonk memperlihatkan ke saya hasil dowloandnya.

Alonk menjelaskan ke saya prinsip kerjanya, dan apa yang dilakukanya bukan merupakan pencurian tetapi merupakan frekuensi dan sinyal satelit yang tidak dimanfaatkan. Kita bisa menggunakan kode-kode ini, masukan saja kode-kode ini ke dalam sistem kerja di modem.

Saya tidak mengerti dengan kode-kode yang diperlihatkanya, saya hanya bisa berkata.
 “Kau sungguh jenius Lonk,” kata saya sambil ngarok-ngarok kepala.

Saya  tertengun, luar biasa pemuda kampung yang mengaku tidak tamat SD bukan karena tidak mampu, tetapi memang tidak mau sekolah. Dia  belajar otoditak berbagai ilmu yang berkaitan dengan dunia IT.

“Ah dimana Alonk belajar neh, ko bisa lonk, saye yang kuliah tinggal di kote ja ta sepintar ente?” tanya saya.

“Ta ade kang, saye belajar otodidak, hoby buka-buka internet, saya belajar di sana kang.”
“Neh liat, tiga komputer PC saya merakit sendiri kalau akang ta caya, khusus digunakan untuk editing felam, kalau beli mahal kang.”cerita Alonk.

Alonk selain punya hoby di bidang IT, juga mempunyai hoby membuat felam lokal. Dia mempunyai studio mini khusus untuk editing. Sudah dua felam yang diproduksinya dan laku sekitar dua puluh ribu keping CD, dijual hingga ke Malaysia dan Brunai karena isinya tentang sekitar tradisi Melayu.
Tiba-tiba datang Cu Awang pamanya Alonk, anak yang cukup ceria dan suaranya mono.

"Aduh kang, maaf telat neh. Ade acara beh kame tadi kote, make telat nemuin akang, maaf ye kang, kite langsung produksi ja kang ye." kata Awang sambil salaman.

"Cu Awang, benarkah Alonk ta lulus SD, kok bisa pintar gitu?" tanya saya.
"Iya kang, anak tuh tak lulus SD, dia ta mao sekolah, tapi dia belajar tolen, make pintar biak tuh." jawab Cu Awang.

Lain Alonk, lain Andika. Andika Anak kampung mampu membuat pesawat tanpa awak, tunggu ja cerite selanjutnya. Man