NEWS

SEJARAH

OPINI

Recent Posts

Kronik Politik Indonesia Dalam Sebuah Pantun

00.16 Add Comment

  Partai Politik Indonesia Doc KPU

Buah sawit, buah Ara
Tak Ada Duit, Ta Ada Suara

Pantun ini saya dapat dari seorang tua yang berasal dari Kampung disebuah warung Kopi. Dia bercerita bahwa dari sejak pemilu sampai Pilkades tidak ada yang jujur dalam pemilihannya.

Dia mengeluh, calon yang terpilih umunya tidak kridibel karena bukan kemampuan SDM yang dilihat, tapi kemampuan finansial sehingga warga negara yang berkualitas tidak dapat tempat.

Dia kecewa, Daro pemilihan Kades sampai presiden no money no vote, sehingga diragukan kemampuan dalam memimpin bangsa dan negara.

Pendapat kake tua tidak bisa dilepaskan dengan sistem yang sedang berlangsung, karena terdapat Kerusakan-kerusakan moral baik dari penyelenggara maupun dari rakyatnya sudah bersifat sangat pragmatis.

"Kesulitan negeri ini dikelola oleh orang-orang yang kurang kridibel...," katan Azau  kecewa.

Pengakuan beberapa orang juga, bahwa setiap ada proses Demokrasi pasti selalu ada yang kasi uang,"kita terima dunk, orang ngasi apapula tidak diterima," kata Adi.

Peristiwanya penangkapan anggota KPU Pusat, mengindikasikan bahwa politik Uang bukan hanya terjadi di tingkat terendah, tetapi sudah terjadi pada tingkat pusat.

Rentetan peristiwa ini tidak berdiri sendiri, tetapi ada kaitan satu sama lainya. Jika Pimpinan dinegeri ini lebih baik dan berkualitas harus dilakukan penindakan yang tegas agar nilai-nilai roses Demokrasi tidak dirusak lebih parah.

Tidak Selamanya Hujan Penyebab Banjir

15.37 Add Comment
                     Siklus air dimuka bumi

Banjir tidak hanya di sebabkan oleh hujan, tapi disebabkan juga naiknya air dalam tanah, dan naiknya air Laut kata Almahrum Prof Dr. Ir. Herujono Msc,Guru Besar Ilmu Konservasi Tanah dan Air.

Pompa Air sebanyak apapun tidak akan berguna ketika banjir disebabkan oleh naiknya air dalam tanah, atau naiknya air laut atau bahasa Melayunya Ponti ae Kondah, pembuang air ketempat yang salah akan menyebabkan banjir lebih para.

Waktu Banjir JKT, beberapa wilayah dengan bangganya memamerkan alat-alat pompa raksasanya...karena Pompa tersebut wilayah mereka  aman dari Banjer..dengan  memamerkan dan mempromosikan programnya.

Tapi dengan modal pengetahuan yang pernah saya dapat di kampus dari mulai mempelajari iklim, tanah, air dan pohon..sayaembuat catatab...sistem itu sangat beresiko...jika banjir disebabkan naiknya air permukaan tanah dan naiknya air laut... apa lagi dibarengi dengan curah hujan yang tinggi Chaoslah infrastruktur-infrastruktur dan tidak akan punya dampak apa2 dalam mengatasi naik jumlah air ke Permukaan Tanah alias Banjer...

Mengapa....? Karena banjir tidak selamanya disebabkan oleh Hujan, Kate Prof kame dulu ngajar Elmu Konservasi tanah dan Air. banjir bisa disebabkan oleh naiknya air laut, dan naiknya air dalam tanah...jadi kalau banjir disebakan ini Pompa.

https://www.google.com/amp/s/jateng.tribunnews.com/amp/2019/04/10/genuk-dan-gayamsari-kaligawe-terendam-banjir-lalulintas-macet

Faktanya beberapa hari ini kita di kejutkan beberapa wilayah yang pernah memamerkan peralatan pompanya yang katanya berhasil menanggulangi banjir ternyata kebanjiran..dan sedang kebanjiran.

https://m.cnnindonesia.com/nasional/20200115183910-20-465681/surabaya-banjir-sejumlah-jalan-protokol-tergenang

Beberapa hari lalu juga warga Kote Pontianak dikejutkan dibeberapa wilayah mengalami kebanjiran padahal pada saat itu tidak mendung tidak hujan...tapi beberapa wilayah mengalami kebanjiran...

Bukan menurut saya, tapi menurut guru-guru saya yang bisa menjaga keseimbangan  ae ini adalah ekosistem yang baik, baik di darat atau dilaut. Jika ekositem di darat dan dilaut rusak tidak diperbaiki, dibiarkan dirusak...., jangan harap banjir bisa diatasi sebaik apapun infrastrukturnya...mau normalisasi, naturalisasi...

Karena ekosistem tersebut yang mampu menjaga keseimbangan air melalui proses evaporasi, infiltarasi, dan condensasi air...begitu teorinya Kate guru-guru kame dulo di kampus.

Ekosistem itu yang mampu merubah air dipermukaan bumi menjadi uap yang di kenal evaporasi, dan siklusnya akan di kembalikan kebumi yang dihantarkan kedalam tanah oleh tumbuhan dipermukaan tanah disimpan dan dilepas oleh tumbuhan tersebut suatu saat.

Maka kalau tumbuhan tidak ada air-air akan menyelonong ke permukiman yang lebih rendah. Karena tidak ada cover crop yang menahanya.

Klamabo Tembakau Khas Kalbar, Hampir Punah

04.02 Add Comment
                       Tumbuhan Klamabo

Klamabo tembakau Dataran Tinggi Pengunungan Niut Kalimantan Barat..sebelum Komprontasi dengan Malaysia dan Menjadi Daerah Operasi Meliter untuk menumpas Griliya Perlawanan Gerakan Rakyat Kalimantan Utara terhadap pemerintah RI dan Malaysia.

Klamabo adalah salah satu Komuditi andalan mereka masyarakat dataran tinggi Gunung Niut adalah Klamabo atau tembakau Dayu(Tembakau Dayak) yang di jual ke Negara Kerajaan Malaysia dan Negeri Brunai.
Daun Klamabo


Adanya peristiwa Konfrontasi Malaysia dan Daerah ini masuk daerah Operasi Meliter hingga awal 80 am terhadap Perlawanan Gerakan Rakyat Kalimantan Utara Komuditi ini berangsur dilupakan Masyarakat.

Karena sebagian masyarakat perbatasan dilibatkan dalam Konfrontasi Malaysia dan DOM PRAKU, mereka takut berdagang ke Malaysia karena di sangka Mata-mata baik oleh Pihak Malaysia maupun RI.

Saat ini, Hanya orang tua yang masih menanam beberapa pohon Klamabo dibuat roko ala cerutu dengan menggunakan daun Simpur dan Daun Perak.

Sebagai ajang sosialisasi saya  bersama masyarakat ditemani Ae puteh alias ae "surge"  saya cobe belajar buat cerutu dari kalimabo dengan daun simpur..dan mencoba menghisapnya.

"Enak juga, seperti cerutu Kuba rasanya,", Kate saye kepada beberapa warga yang ikut nimbrung hingga pukul 02.00 Wib waktu Bau Malaysia 01.00 waktu Indonesia Barat.

Kata pak Nadu, hanya tinggal beberapa orang saja yang nanam klamabo, itupun orang tue-tue.

Cerutu Klamabo potensi tanah Borneo hampir punah pasca operasi Meliter wilayah perbatasan...

Presiden Akan Serahkan Hak Kelola Hutan Adat Di Pontianak

18.48 Add Comment
                    Perwakilan Masyarakat Adat

TJ- Dalam rangka menjaga kepastian hak kelola kawasan hutan adat, dan Tora se Kalimamtan di pusatkan di Taman Digulis Kota Pontianak.(5/8)


Ada sekitar 5 SK hutan adat yang diserahkan oleh presiden Joko Widodo. Sambil menunggu kedatangan Presiden RI masyarakat adat dihiburi oleh seni dan musik khas Kalimantan.

Suasana riuh ditempat kegiatan, kecerian Masyarakat adat untuk menerima SK. Karena masyarakat mempunyai kepastian hukum dalam menjaga kawasan hutan adat.


Ratusan perwakilan masyarakat adat memadati tempat kegiatan. Mereka datang dari berbagai daerah. Rencana Presiden Jokowi memberikan SK dan Sertifikat Tora pukul 10.00 wib.

Produksi di Indonesia Dijual Ke Malaysia

19.53 Add Comment
       Lampit produksi masyarakat Jagoi

Tj-masyarakat perbatasan Indonesia-Malaysia di Kecamatan Jagoi Babang , Seluas, Kabupaten Bengkayang mereka banyak memproduksi kerajinan tangan dari bahan baku rotan dan bambu.

Kerajinan itu berupa tikar bambu, keranjang, bubu, dan macam-macam. Hasil kerajina itu mereka jual ke pasar Malaysia. Pemerintah Malaysia membolehkan masyarakat Indonesia berdakaga di Kampung Serikin setiap Jumat, Sabtu dan Minggu.


Masyarakat perbatasan betbondong-bondong menggunakan roda dua maupun roda empat untuk menuju ke pasar Sarikin Malaysia baik untuk berbelanja ataupun berjualan.

Cukup bermodalkan selembar surat dari Emigrasi Jagoi masyarakat sudah bisa masuk wilayah Malaysian sampai kampung Serikin.

Yang mencolok dipasar Rakyat Malaysia banyak sekali pedagang Indonesia dari mulai sayur mayur hingga kerajinan. Seperti lampit, keranjang, terigai.

Mereka membuka labak sekitar pasar rakyat. Atau menyewa blok ruko yang sudah disiapkan pemerintah Malaysia.  Barang produk Indonesia sangat laku di pasar Sarikin Malaysia.

Merawat Generasi

00.53 Add Comment


                 Diskusi di Mimbar Untan

Saye di undang buda' Lembaga Pers Mahasiswa Mimbar Untan. Lembaga  tempat saye dulo  pernah di sini 50 persen waktunya abis  di sini dari pade kuliah... hingga lulus kuliah 7,5 tahun. Selain belajar nulis, juga urus kritik negare salah satu pusat pergerakan Mahasiswa Kalbar.

Banyak aktives Nasional yang katenya beken  dah jadi pejabat di pusat sering muncol di tevi-tevi dulu semingguan nongrong di markas ini, ngopi-ngopi dan idupin kompor biar Buda-buda kritis teros.



Buda-buda minta saye jadi pemateri ideologi pers mahasiswa untok pembekalan pengurus baru. Pertama saye pesan, Kita'-kita' datang kelembanga ini bukan jadi buruh tinta, bukan buruh mikropon, bukan buruh kamera. Jadi, kalau jadi "buruh" bukan tempatnya.

"Na jadi akteves pers mahasiswa tidak boleh berpisah dengan bace buku dan berdiskusi. Dan berdialektika dengan , kalian bukan di tuntutan  bekarya,".


Sambil saya memperlihatkan karya besar penulis ternama Dibawah Bendera Revolusi di Tulis Soekarno dalam suasana perang, Madilog di tulis Tan Malaka di pelarian, Max Havelar Multatuli, dan  Handbook Teori Sosial.

"Ini..nih buku di tulis oleh pendiri bangsa dalam suasana perang, ide-ide tentang ke Indonesia di tuangkan dalam buku ini,".

Mereka menulis tidak mengenal tempat kerja, tidak mengenal ruang Soekarno, Tan  Malaka, Dowesdeker tetap penulis.
Nah kalian harus begitu, kalau tidak mau dikatakaj buruh tinta. Pesan-pesan kalian hanya segitu saja.

Liat mereka bertiga di atas sudah puluhan tahun meninggal namanya harum di kenang sekarang. Begitulah ideologi pers Mahasiswa.

Yang paling pentin kalian harus kritis dengan keadaan. Jangan kuatir di bully selama fakta, data lengkap, pisau analisa tajam, publik tidak mem bully tulisan kalian.

Untuk membuat tulisan yang baik sekali lagi membaca...membaca...tidak mungkin karya kalian malas baca buku...akan gitu-gitu ja tulisan kalian bahasa Melayunya bujoor ja, tidak ada ruh..tidak rasa dalam tulisannya.

Jangan lupa ikuti perubahan peradaban yang sangat cepat terutama di teknologi informasi termasuk disektor media, biar kalian tidak jadi korban sejarah perubahan peradaban.

Kemampuan Membaca, menulis, berdialektika, kritis itulah dasar ideologi Pers Mahasiwa  (Kritis, Ilmiah,Religius, Independen ) sebagai ruh pergerakan Pers Mahasiswa.

"Kiri Selamanya"

Festival Durian Di Bumi Khatulistiwa

05.36 Add Comment

             Festival Durian Khatulistiwa, Bleh

TJ- Siapa yang tidak kenal durian. Si raja buah yang hanya tumbuh di wilayah Asia tengggara, karena buah duarian aroma cukup wangi buah enak. Maka pohon ini dikenal dengan pohon (King of fruit) raa segala buah.

Sala satu buah durian terbanyak di Indonesia terdapat di bumi Khatulistiwa terdapat di Kalimantan Barat. Ada sekitar 17 varitas durian yang tersebar diberbagai daerah.


Umunya durian-durian tersebut merupakan durian alam yang tumbuh secara alami di hutan, hutan adat dan tembawang warga. Tetapi akhir-akhir ini durian Kalimantan Barat mulai di budidayakan.(24/8)

Untuk menjaga eksitensi durian bumi Khatulistiwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengadakan Festival Durian Khatulistiwa yang dilaksanakan tanggal 24 agustus 2019 sampai tanggal  1 september 2019. Festival ini dipusatkan di halam parkir megal mall Jalan Ahmat Yani Kota Pontianak. Berbagai peserta dari berbagai daerah Kalimantan Barat membawa buah duria unggulanya untuk dipamerkan.



Pada saat pembukaan pameran masyarakat Kota Pontiana tumpah ruah diareal pameran. Karena para pengunjung disuguhkan makan durian sepuasnya dengan gratis.

Salah satu pengunjung M. Syamsuri mengatakan, festival seperti harus sering dilaksanakan untuk menjaga eksitensi keberadaan buah durian di Kalimantan Barat. Menggenalkan potensi buah durian kepada masyarakat sangat penting.

“Walau belum semua durian di Kabupaten panen, tapi ini sudah cukup memuaskan saya sebagai pengunjung. Ini menggambarkan betapa kayanya khasana buah durian di Kalimantan Barat,”.
“Jangan sampai varitas-varitas durian dari Kalbar di Kembagang oleh Negara lain. Akibat kelalaian kita,” ujar Syamsuri.